Minggu Depan, Dewan Panggil Kadis PU Merauke

Minggu Depan, Dewan Panggil Kadis PU Merauke

Ketua Komisi C DPRD Merauke, Hengky Ndiken berikan keterangan pers | LKF

Metro Merauke – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke telah mengagendakan untuk memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat, HBL Tobing sehubungan dengan pekerjaan rumah dinas Bupati Merauke yang menelan anggaran senilai Rp 1,8 miliar.

“Saya sudah melakukan koordinasi bersama pimpinan dewan sekaligus menyampaikan polemik dari berbagai kalangan terkait pembangunan rumdis bupati dan diresponi untuk dilakukan rapat dengar pendapat,” ungkap Ketua Komisi C DPRD Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken kepada Metro Merauke Kamis (30/8).

Jadi, jelas dia, telah diagendakan dilakukan RDP minggu depan. Selain HBL dipanggil, juga kontraktor yang mengerjakan rumah dinas, harus dihadirkan dalam ruangan pertemuan. Lebih lanjut Hengky menegaskan, dirinya tak sakit hati ketika pekerjaan ditangani kontraktor lain.

“Saya perlu klarifikasi agar menjadi jelas. Lagi pula, saya juga tak mengikuti tender pekerjaan dimaksud,” tegasnya.

Sebagai dewan, lanjut Hengky, ia mempunyai tugas dan tanggungjawab melakukan kontrol terhadap berbagai kegiatan pembangunan yang sedang dijalankan. Apalagi pembangunan rumdis itu, belakangan menjadi sorotan berbagai kalangan.

Hengky kembali mengkritik  HBL Tobing yang mengaku tak mengetahui usulan pekerjaan tersebut. Padahal nyata-nyata dari Dinas PU Merauke.

“Kelihatan HBL Tobing ingin cuci tangan dan tak mau bertanggungjawab,” ujarnya.

“Ya, jelas karena disoroti lantaran dalam usulan adalah rehab. Tetapi kenyataannya merobohkan dan membangun baru. Kalau rehab berat, minimal induk bangunan harus nampak juga,” katanya.

Dia menyoroti anggaran yang nilainya sangat besar hingga Rp 1,8 miliar. Idealnya membangun rumah standard dengan ukuran tipe empat, sekitar Rp 500 juta. (LKF)

Advertisement