Kadis PU Merauke Diingatkan Tidak Lempar Tanggungjawab

Kadis PU Merauke Diingatkan Tidak Lempar Tanggungjawab

Pembangunan rumah dinas Bupati Merauke | LKF

Metro Merauke – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Merauke, HBL Tobing diingatkan tidak melempar tanggungjawab terhadap pembangunan rumah dinas Bupati Merauke, Frederikus Gebze yang menelan anggaran senilai Rp 1,8 miliar.

“Masa pernyataan Tobing kalau tak mengetahui proyek tersebut dari dinas mana. Yang benar saja. Setahu saya dalam buku APBD Kabupaten Merauke, DPA rehab rumah dinas bupati  adalah dari Dinas PU Merauke,” tegas Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken kepada Metro Merauke Selasa (28/8).

Hengky kembali mengingatkan Tobing tidak berdalih, karena pekerjaan dimaksud atas usulan Dinas PU Merauke. “Ya, kelihatan Tobing mulai membuang bola dan ingin melepas tanggungjawab, karena disinyalir menyalahi aturan,” tegasnya.

“Memang dalam DPA adalah rehab bangunan, tetapi kenyataan di lapangan pembongkaran bangunan secara menyeluruh. Padahal rumah dinas tersebut adalah aset daerah dan mestinya dilakukan penghapusan terlebih dahulu atas persetujuan DPRD setempat,” ujarnya.

“Sekali lagi bahwa pekerjaan pembangunan rumah dinas itu, atas usulan Dinas PU Merauke dan mereka sebagai kuasa pengguna anggaran. Sehingga tak boleh menghindar ketika mulai diangkat rekan-rekan jurnalis melalui media,” ungkapnya.

Kadis PU Kabupaten Merauke, HBL Tobing kepada sejumlah wartawan Senin (27/8) mengaku, pihaknya tak mengetahui instansi mana yang mengusulkan.

“Jelasnya yang mengusulkan adalah pemerintah untuk dilakukan rehab berat rumah dinas Bupati Merauke itu,” katanya. (LKF)

Advertisement