Kapolri: Persoalan Papua Itu Ekonomi, Baru Era Jokowi Riil Tersentuh

Kapolri: Persoalan Papua Itu Ekonomi, Baru Era Jokowi Riil Tersentuh

Tsarina Maharani | detikcom

Metro Merauke – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyoroti permasalahan yang terjadi di Papua. Tito mengatakan persoalan utama di Papua adalah persoalan ekonomi.

“Soal Papua, kami tahu bahwa di sana itu ada kelompok-kelompok bersenjata, ada kelompok-kelompok separatis dari dulu juga sudah tahu, mereka sekarang persoalan utama di Papua itu adalah masalah ekonomi yang paling utama, lihat di Papua Barat itu tidak banyak masalah, permasalahan utama di Papua di pegunungan. Kenapa? Karena di gunung ini belum banyak tersentuh sebelumnya di masa Orde Baru,” kata Tito di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/8).

Tito menyebut permasalahan sering terjadi di daerah pegunungan adalah pembangunan belum bisa menyentuh kawasan tersebut. Menurut dia, pembangunan di Papua baru bisa dirasakan pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Belum banyak tersentuh di gunung-gunung, baru saya melihat selaku Kapolda Papua 2012 sampai dengan sekarang baru kepemimpinan Presiden Jokowi ini yang riil di gunung terasa,” ujarnya.

“Misalnya Jalan Trans Papua, Bandara Wamena diperbaiki bagus, kemudian kami melihat BBM satu harga di gunung, semen dengan masuknya perusahaan semen di Manokowari bisa mengkover semua wilayah sehingga harga semen bisa sama dengan wilayah lain bahkan lebih murah,” sambungnya.

Selain itu, Tito tetap akan melakukan penegakan hukum terhadap kelompok yang berbuat kriminal. Sebab, banyak anggota Polri dan TNI yang menjadi korban dari kelompok yang belum puas terhadap pembangunan di Papua.

“Nah ini yang kami harapkan jadi ekonomi yang menjadi nomer satu. Nanti di tengah-tengah upaya membangun pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan ini, ada saja kelompok-kelompok yang belum puas tentu kami lakukan penegakan hukum tapi dengan minimal. Nah, akibatnya ya itu selain masyarakat korban, polisi juga banyak jadi korban beberapa hari yang lalu juga rekan-rekan anggota TNI juga gugur nah ini kami tetap berusaha mengejar pertumbuhan ekonomi. Saya tidak melihat itu adalah masalah perbedaaan ras, tidak,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolda Papua yang baru, Irjen Martuani Sormin, siap menjalankan sejumlah arahan dari Kapolri. Martuani akan langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk menciptakan situasi kondusif di Papua.

“Saya pernah punya pengalaman di sana tapi sebagai Kapolda Papua Barat, tentu saya sudah punya gambaran. Dengan pengalaman saya di Papua Barat, sekarang saya ditugaskan di Papua mungkin saya perlu menambah sedikit tentang situasi di sana. Tapi harapan saya, dengan hadirnya saya di Papua bisa membawa suasana yang semakin kondusif sebagaimana arahan dan petunjuk dari Kapolri. Harus turun bersama masyarakat,” paparnya. (knv/aan)

Sumber: Detik

Advertisement