Tambang Ilegal Korowai Ditutup, Legislator: Itu yang Diharapkan

Tambang Ilegal Korowai Ditutup, Legislator: Itu yang Diharapkan

Lokasi penambangan emas ilegal di Korowai - Laurenzus Kadepa

Metro Merauke – Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo menutup tambang emas rakyat ilegal di daerah Korowai, Jumat (10/08).
Penutupan dilakukan Mayjen TNI (purn) itu saat bersama Kapolda Papua, Pangdam XVII Cenderawasih, dan sejumlah anggota DPR Papua, meninjau lokasi penambangan rakyat ilegal tersebut.

“Penutupan itu yang diharapkan. Ini sesuai keinginan masyarakat Papua selama ini,” kata salah satu legislator Papua, Laurenzus Kadepa, sekembalinya dari lokasi penambangan bersama rombongan penjabat gubernur Papua.

Menurutnya, keberadaan tambang emas rakyat ilegal di Korowai belakang ini ramai diperbicangkan berbagai pihak di Papua. Tidak hanya oleh para aktivis, pihak gereja, dan mereka yang peduli lingkungan, juga di kalangan anggota DPR Papua.

Keberadaan tambang ilegal di Korowai katanya, tidak hanya mengancam keberlangsungan masyarakat Korowai dan lingkungannya, juga menjadi pintu masuknya penduduk ilegal dari luar Papua.

“Orang dari luar Papua datang secara ilegal ke lokasi pendulangan menggunakan helikopter,” ucapnya.

Anggota komisi bidang pemerintahan, politik, hukum dan HAM DPR Papua itu mengajak semua pihak mendukung sikap yang diambil penjabat gubernur Papua, Pangdam XVII Cenderawasih dan Kapolda Papua tersebut.

“Saya mengapresiasi sikap penjabat gubernur Papua, Pangdam XVII Cenderawasih dan Kapolda Papua yang telah mengambil sikap tegas dan bijaksana,” ujarnya.

Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu berharap, penutupan tidak hanya bersifat sementara. Namun harus dilakukan selama belum ada izin dari pihak terkait, kesepakatan dengan pemilik ulayat dan masyarakat setempat, serta kajian dampak baik dan buruknya penambangan terhadap masyarakat Korowai dan lingkungannya. (Arjuna P/Redaksi)

Advertisement