Masyarakat Suku Kanum dan Yeinan tak Pernah Nikmati Air Rawa Biru

Masyarakat Suku Kanum dan Yeinan tak Pernah Nikmati Air Rawa Biru

Masyarakat suku Kanum dan Yeinan | LKF

Metro Merauke – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kanum, Marthen Ndiken mengungkapkan, masyarakat dua suku besar yakni Kanum dan Yeinan sebagai pemilik rawa biru, tak pernah menikmati air bersih selama ini.

Sumber air dari rawa biru, hanya dinikmati  masyarakat di kota dan sekitarnya. Padahal, sejumlah kampung dari dua suku besar tersebut, adalah pemilik sesungguhnya rawa biru.

Hal itu disampaikan Marthen kepada wartawan Rabu (8/8). “Dari bupati ganti bupati, kami telah meminta adanya pemasangan instalasi perpipaan. Sehingga air dari rawa biru dapat masuk ke
kampung-kampung,” ujarnya.

Namun, lanjut dia, usaha dan perjuangan yang dilakukan selama ini, tak kunjung direalisasikan. “Kami menilai  seperti adanya diskriminasi pemerintah terhadap pemilik air rawa biru,” tegasnya.

Bagi Marthen, permasalahan tentang penyelesaian pembayaran ulayat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke telah dibicarakan beberapa waktu lalu dan tak ada persoalan lagi.

“Hanya jadi persoalan adalah kenapa kami sebagai pemilik air rawa biru tak diperhatikan  mendapatkan air minum dari sana. Kok hanya untuk orang di kota yang umumnya  non Papua. Ini justru menunjukkan ketidakadilan pemerintah,” katanya. (LKF)

Advertisement