Senpi TNI yang Dirampas Kelompok Bersenjata Dikembalikan

Senpi TNI yang Dirampas Kelompok Bersenjata Dikembalikan

Ilustrasi anggota TNI

Metro Merauke – Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf M. Aidi menyatakan, tiga pucuk senjata api (senpi) milik anggota TNI yang dirampas kelompok bersenjata saat menyerang Tim Ekspedisi Papua Terang di Kampung Kinou, Distrik Wagemuka, Kabupaten Paniai, Senin (6/08), telah dikembalikan, Selasa (7/08).

“Itukan masyarakat, para kepala distrik, kepala desa (kampung) yang menyayangkan tindakan mereka, sehingga mendesak kelompok itu agar mengembalikan senjata tersebut, karena rakyat butuh pembangunan,” kata Kolonel Inf M. Aidi ketika dihubungi Metro Merauke via teleponnya, Selasa (7/08) malam.

Menurutnya, bukan masyarakat yang menolak kedatangan tim ekspedisi yang dikawal anggota TNI, datang ke wilayah mereka, namun kelompok bersenjata. Saat, itu tim ekpedisi yang berangkat dari Dermaga Kampung Muyadebe untuk melakukan survei di Kabupaten Paniai, melewati tujuh kampung.

Tim mendapat sambutan baik dari masyarakat, karena pembangunan yang rencananya dilakukan tentu akan membantu masyarakat di sana. Namun setibanya di Kampung Kinou, tim didatangi tiga warga.

“Setelah diselidiki, itu dari kelompok mereka (kelompok bersenjata). Dengan alasan tidak ada surat izin dari bupati, padahal ada. Karena tak ingin ada keributan, tim kembali,” ucapnya.

Katanya, saat akan kembali atau meninggalkan kampung itu, tim ekspedisi dikejar kelompok besenjata bersama masyarakat. Diduga, masyarakat yang ikut mengejar karena dipaksa kelompok bersenjata.

“Kemudian dari kampung keluar lagi kelompok KKSB lebih besar. Tim tak bisa berbuat banyak. Daripada melakukan perlawanan yang dapat menyebabkan jatuh banyak korban, mereka hanya berupaya mempertahankan senjatanya sehingga ada yang terluka dibacok,” ujarnya. (Arjuna P/Redaksi)

Advertisement