Pansus Temukan Aparat Kampung Gunakan Jasa Pihak Tertentu Susus Laporan Keuangan

Pansus Temukan Aparat Kampung Gunakan Jasa Pihak Tertentu Susus Laporan Keuangan

Ketua Pansus Dana Desa, Heribertus Silubun | LKF

Metro Merauke – Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke untuk mengusut pemanfaatan dana desa di kampung-kampung, menemukan sejumlah permasalahan.

Salah satunya adalah adanya aparat kampung menggunakan jasa pihak tertentu membuat laporan pertanggungjawaban tentang penggunaan dana desa.

Hal itu disampaikan Ketua Pansus DPRD Merauke tentang dana desa, Heribertus Silubun Rabu (1/8). “Memang kita harus mengakui jika masih minimnya sumber daya manusua (SDM) aparat kampung dalam mengelola dana desa,” kata dia.

Akibatnya, jelas Heribertus, laporan pertanggungjawaban juga terlambat dibuat. Dari temuan pansus di sejumlah kampung, pada tahun 2017 silam, sekitar 40 persen dana desa tak bisa dicairkan. Karena belum adanya laporan.

Sebenarnya, lanjut dia, aparat kampung bisa membuat laporan penggunaan dana desa, ketika pendamping selalu berada di tempat tugas. “Kami menemukan pendamping jarang di kampung. Sehingga tak bisa melakukan pendampingan melekat kepada aparat kampung,” ujarnya.

“Kalau pendamping selalu di kampung, otomatis bisa melakukan pendampingan terhadap aparat kampung menyusun laporan pertanggungjawaban,” katanya.

Diharapkan perlu adanya perhatian serius dari pemerintah terhadap sejumlah permasalahan dimaksud. “Ya, kami akan membuat rekomendasi untuk diteruskan kepada pemerintah agar dapat ditindaklanjuti,” ungkapnya. (LKF)

Advertisement