Sulaeman Hamzah, Wakil Rakyat di Senayan yang Dirindukan

Sulaeman Hamzah, Wakil Rakyat di Senayan yang Dirindukan

Pertemuan para wartawan dengan anggota DPR RI, Sulaeman Hamzah | LKF

Metro Merauke – Dalam setahun, Sulaeman Hamzah, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI itu, rutin mengunjungi masyarakat di Kabupaten Merauke entah untuk reses maupun kegiatan lain.

Berbagai kalangan memberikan apresiasi kepada anggota DPR RI dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tersebut. Karena ketika datang, tanpa mengenal kata lelah, Sulaeman langsung berkunjung dari satu kampung ke kampung lain.

Dengan demikian, tidak mengherankan jika sosok Sulaeman, pria asal Kecamatan Ileape, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, terus dirindukan  rakyat kecil.

Selain mengunjungi masyarakat di kampung-kampung dan mendengar aspirasi secara langsung, Sulaeman juga membangun hubungan sangat baik  bersama  komponen terkait lain termasuk para ‘kuli tinta.’

Kali ini, meskipun dengan berbagai agenda padatnya, namun Sulaeman yang diusung dari daerah pemilihan(Dapil) Papua  ini, membagi waktu berdialog sekaligus melakukan sharing bersama puluhan jurnalis Merauke.

Suasana keakraban terbangun di meja panjang di salah satu rumah makan itu. Meski pertemuannya tidak formal , namun ada beberapa pesan yang dapat disimak sekaligus  menjadi referensi membangun kemitraan lebih baik kedepan.

“Saya memberikan apresiasi kepada rekan-rekan wartawan, karena telah banyak membantu dalam memberitakan berbagai kegiatan saya selama melakukan kunjungan ke kampung-kampung,” ujar Sulaeman membuka sepata dua kata Selasa (31/7).

Dikatakan, peran media sangat besar. Karena dapat mempublikasikan berbagai informasi kepada masyarakat untuk dibaca. Olehnya, ketika melakukan kunjungan kemanapun, termasuk Merauke,  awak media selalu digandeng.

Selain memuji para wartawan akan kreatifitasnya memainkan kata-kata, Sulaeman juga sedikit memberi kritikan. “Beberapa kali saya kunjungan di sini, namun yang datang hanya  satu dua wartawan. Padahal, jumlah teman-teman disini sangat banyak,” ujarnya.

Kedepan, lanjut Sulaeman, diharapkan koordinasi dan kerjasama baik ditingkatkan.  “Saya siap membantu teman-teman jurnalis, asalkan dibicarakan dan disepakati dengan baik,” katanya.

Dia juga meminta para wartawan tidak hanya menulis yang baik-baik. Jika ada keluhan dan kritikan masyarakat tentang dirinya, silahkan ditulis. Asalkan harus tetap mengedepankan kaedah jurnalistik.

“Saya terbuka untuk siapa saja, termasuk teman-teman wartawan. Kalau ada pengaduan masyarakat tentang saya, ditanyakan saja. Itu adalah hak wartawan karena dipayungi aturan hukum dalam bekerja,” ujarnya.

Ditambahkan, ada beberapa persoalan nasional yang langsung bersentuhan dengan daerah. Hanya saja, kurang diresponi cepat teman-teman disini.

Sehingga praktis tak ditindaklanjuti . Padahal, menurutnya, kapan saja ia siap ditelpon untuk memberikan tanggapan.

“Tentunya ini juga menjadi masukan untuk rekan-rekan wartawan ke depan,” katanya. (LKF)

Advertisement