Samsul Widodo: Pengelolaan Dana Desa Masih Jauh dari Harapan

Samsul Widodo: Pengelolaan Dana Desa Masih Jauh dari Harapan

Pertemuan  Dirjen bersama Bappenas dan pemerintah serta para kepala kampung di Kabupaten Mappi | Sayd

Metro Mappi – Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Daerah Tertinggal, Samsul Widodo mengungkapkan, pengelolaan dana desa di sejumlah daerah di Indonesia, masih jauh dari harapan. Olehnya, para kepala kampung diingatkan lebih jelih dalam membuat perencanaan.

Permintaan itu disampaikan Dirjen saat melakukan pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mappi bersama semua kepala kampung  di Gedung Olahraga  Qhaida Uri beberapa hari lalu. Ikut dalam rombongan Dirjen, juga tim dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Dikatakan, dana desa disalurkan oleh pemerintah pusat melalui kementerian terkait dalam rangka pembangunan secara merata di seluruh pelosok  daerah mulai dari Sabang hingga Merauke.

Dikatakan, dalam pengelolaan dana desa, tentu tak terlepas dari perencanaan terlebih dahulu. Sehingga nantinya mengerucut pada pembangunan yang tepat sasaran, sesuai kebutuhan di daerah masing-masing.

“Sejatinya dana desa untuk kepentingan secara bersama. Selain pembangunan fisik baik jalan setapak, mandi cuci kakus (MCK) serta fasilitas pendukung lain, juga untuk program lain.Namun pengelolaan harus transparan dan benar-benar sesuai kebutuhan di daerah,” pintanya.

Bupati Mappi, Kristosimis Yohanes Agawemu mengatakan, tentunya kebutuhan di setiap daerah berbeda-beda.  Kalau di Mappi, sudah pasti berbeda, karena sebagian besarnya dikelilingi rawa.

Masyarakat Mappi, jelas bupati, harus berjibaku melewati rawa dalam kesehariannya.  Olehnya, dengan kedatangan rombongan baik Kemendes maupun Bappenas, sekiranya telah mengantongi catatan kecil tentang persoalan yang dihadapi disini.

“Harapan pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Mappi agar kelak ada solusi terbaik yang bisa didapatkan demi pembangunan di daerah ini,” pintanya. (Sayd)

Advertisement