Moses Kaibu Pesimis Banyak Caleg OAP ‘Melenggang’ Mulus ke DPRD Merauke

Moses Kaibu Pesimis Banyak Caleg OAP ‘Melenggang’ Mulus ke DPRD Merauke

Anggota DPRD Merauke, Moses Kaibu | LKF

Metro Merauke – Moses Kaibu, salah seorang putra Marind-Kimaam mengaku pesimis banyak  calon legislatif (caleg) orang asli Papua ‘melenggang’ mulus ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke.

“Hitung-hitungan saya, tidak sampai lima caleg OAP tembus menjadi wakil rakyat di Brawijaya, meskipun hampir di semua partai politik diakomodir,” ujar Moses  yang juga anggota DPRD Merauke saat ditemui Metro Merauke Selasa (31/7).

Dikatakan, ketika wacana daerah pemilihan khusus diperjuangkan, ia meresponi dengan positif. Namun, belakangan sepertinya tak ditindaklanjuti. Sehingga di Dapil IV dan V, banyak juga caleg non Papua ikut ‘Fight.’

Lebih lanjut Moses mengatakan, dirinya menjadi taruhan dengan statement ini. Dimana, keterwakilan OAP di dewan, dipastikan tak sampai lima orang.

“Kenapa saya katakana demikian, karena banyak caleg OAP yang mengikuti kompetisi ini, tak memiliki finansial mencukupi. Tidak perlu disembunyikan, karena sudah pasti ketika caleg bergerak ke kampung-kampung, dibutuhkan adalah biaya,” katanya.

Khusus Dapil IV dan V, menurutnya, transportasi dari satu kampung ke kampung lain harus dengan speedboat. Lalu sudah pasti menyiapkan bahan bakar minyak (BBM) sampai menyewa speed juga.

“Dengan demikian, cost atau anggaran yang dikeluarkan, jumlahnya tidak sedikit. Kalaupun caleg OAP mendapatkan suara banyak di kampung lokal, karena dikenal baik masyarakat setempat,” ujarnya. (LKF)

Advertisement