Warga Mengeluh, Komisi II DPR Papua ke Keerom

Warga Mengeluh, Komisi II DPR Papua ke Keerom

Wakil Ketua Komisi II DPR Papua, Deerd Tabuni (kanan) dan Anggota Komisi II, Mustakim (tengah)

Metro Merauke – Komisi II DPR Papua bidang peternakan, pertanian, perikanan dan kelautan hearing dialog dengan warga Arso IX, Distrik Skamto, Kabupaten Keerom, Rabu (25/07).

Dalam hearing itu, Komisi II DPR Papua menghadirkan mitranya yakni Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua untuk memberikan penjelasan kepada warga.

Anggota Komisi II DPR Papua, Mustakim mengatakan, hearing dialog kali ini merupakan tindaklanjut terhadap keluhan warga Arso IX dalam hearing dialog sebelumnya, 7 Maret 2018.

Ketika itu, warga mengeluhkan ternak sapi mereka terserang penyakit cacing pada hati serta mata, juga penyakit lalat dan lainnya.

Warga juga mengeluhkan tanamannya yang terserang hama, tak adanya bibit unggul untuk tanaman cabe, tomat dan lainnya, serta bibit unggul ikan jenis nila, patin, dan lele.

Selain itu, tak adanya tenaga penyuluh di wilayah tersebut, juga menjadi keluhan warga, karena saat ternak mereka terserang penyakit, mereka tak tahu solusinya.

“Guna menjawab keluhan itu, kami mengajak dinas yang menjadi mitra kami, dan membawa empat dokter hewan, untuk menjelaskan penyakit yang menyerang sapi warga, karena penyakit itu dapat menyebabkan ternak mati,“ kata Mustakim, Kamis (26/07).

Menurutnya, dokter hewan yang dihadirkan dalam hearing tersebut telah siap mengobati sapi warga yang terserang cacing. Hanya saja, peternak tak membawa ternaknya dalam pertemuan itu.

“Karena warga tak membawa ternaknya, dokter hewan hanya menyampaikan cara mengatasi penyakit yang diderita ternak warga,” ucapnya.

Namun lanjutnya, Dinas Peternakan menyiagakan tenaga dokter di Keerom untuk membantu warga jika sewaktu-waktu ternak sapi mereka butuh pertolongan. (Arjuna P/Redaksi)

Advertisement