Hubungan Indonesia – Papua Nugini Diharapkan Semakin Dekat

Hubungan Indonesia – Papua Nugini Diharapkan Semakin Dekat

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon | Kresno/mr

Metro Merauke – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengatakan, Papua Nugini berharap hubungan dengan Indonesia semakin dekat. Beberapa hal kerja sama, setidaknya dapat dibangun mengingat secara geografis lokasi Indonesia dengan Papua Nugini sangat dekat.

“Saya sudah bertemu dengan Ketua Parlemen Papua Nugini. Mereka berharap hubungan dengan Indonesia semakin dekat, bahkan mereka berharap Indonesia bisa menyalurkan produk-produk unggulan, kemudian membuka penerbangan kalau bisa dari Jayapura,” ujar Fadli saat konferensi pers usai kegiatan IPPP di Jakarta, Senin (23/7).

Secara geografis, Indonesia – Papua Nugini juga sangat dekat, namun politisi Gerindra ini juga mengakui, meskipun berjarak dekat namun terasa jauh karena saat ini ruang kerja sama dengan Papua Nugini tidak terlalu signifikan.

“Kelihatannya dekat terasa jauh, tapi sebenarnya kerja sama bisa dibangun. Seperti mereka bisa ekspor, kita juga bisa ekspor ke mereka. Dalam acara IPPP ini juga mereka senang sekali bisa belajar UMKM dengan Indonesia,” ujar Fadli.

Diharapkan proses-proses untuk menuju kerja sama dengan Papua Nugini dapat terbangun, DPR RI selaku penyelenggara IPPP ini tentunya ingin mendorong dan memajukan kerja sama internasional, baik di tingkat kawasan maupun dunia, dengan membantu realisasi gagasan Indo-Pasifik, termasuk juga Papua Nugini.

Sementara itu, Ketua Parlemen Papua Nugini Job Pomat mengaku bahwa melalui konferensi IPPP ini adalah kunjungan pertama parlemen Papua Nugini ke Indonesia, sehingga diharapkan mampu memperkuat hubungan antar parlemen Indonesia dengan Papua Nugini.

“Ini kunjungan pertama saya ke Indonesia walaupun negara kita sangat berdekatan. Kunjungan ini tidak hanya meningkatkan hubungan kedua negara, tetapi juga antara Parlemen Indonesia dengan Parlemen Papua Nugini,” ungkap Job.

Ke depan, sinergitas antara Indonesia dengan Papua Nugini ini akan diupayakan melalui forum-forum internasional. Lokasi geografis yang dekat diharapkan menjadi faktor pendorong adanya kerja sama yang lebih berkelanjutan. (hs/sf)

Sumber: DPR

Advertisement