Emus Gwijangge: Keberadaan 50 KK di Alguru, Tanggung Jawab Siapa?

Emus Gwijangge: Keberadaan 50 KK di Alguru, Tanggung Jawab Siapa?

DPR Papua dan Komnas HAM RI ketika menemui mahasiswa yang demo di halaman gedung DPR Papua, pekan lalu terkait kasus Nduga

Metro Merauke – Legislator Papua dari daerah Pemilihan Kabupaten Nduga, Lanny Jaya, Jayawijaya, dan Memberamo Tengah, Emus Gwijangge mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab terhadap 50 kepala keluarga (KK) di Alguru, Nduga yang meninggalkan kampungnya saat terjadi operasi penegakan hukum oleh aparat keamanan di wilayah itu.

Ia mengatakan, informasinya keberadaan 50 KK dari Alguru itu belum diketahui keberadaannya. Namun kuat dugaan, mereka menyelamatkan diri ke hutan saat terjadi operasi penegakan hukum di wilayah mereka.

“Kalau sudah seperti ini, siapa yang bertanggung jawab? 50 KK itu harus segera dicari tahu keberadaannya,” kata Emus, Selasa (24/07).

Menurutnya, pemerintah dan DPRD kabupaten, pemerintah provinsi dan DPR Papua, perlu segera membentuk tim dengan melibatkan LSM dan pihak gereja untuk memastikan keberadaan 50 KK itu.

Katanya, jika sudah diketahui keberadaannya, pihak terkait harus segera membawa kembali 50 kepala keluarga tersebut ke kampung mereka.

Selain itu, anggota komisi bidang politik, hukum, HAM dan keamanan DPR Papua tersebut meminta anggota Polri dan TNI menarik diri dari Nduga.

Begitu juga dengan kolompok bersenjata, agar tidak berbaur dengan masyarakat Alguru guna menghindari supaya masyarakat sipil tak menjadi korban salah sasaran.

“Selain itu, Alguru merupakan batas atau titik kordinat Taman Nasional Lorentz. Memang di Nduga sekarang sudah tidak ada baku tembak antara aparat keamanan dan kelompok berseberangan, namun masyarakat masih trauma,” ucapnya. (Arjuna P/Redaksi)

Advertisement