Hari Terakhir Pendaftaran, PSI Merauke Daftarkan 30 Bacaleg

Hari Terakhir Pendaftaran, PSI Merauke Daftarkan 30 Bacaleg

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Kabupaten Merauke, Papua, Jerry Michael Omona

Metro Merauke – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia Kabupaten Merauke, Papua akan mendaftarkan 30 orang bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Merauke pada hari terakhir pendaftaran, Selasa (17/07).

Ketua DPD PSI Merauke, Jerry Michael Omona mengatakan, 30 bacaleg yang akan didaftarkan tersebu telah dinyatakan lolos seleksi, dan 12 orang di antaranya merupakan keterwakilan perempuan.

“Kami berharap tidak ada halangan, sehingga para bacaleg dapat ditetapkan nantinya sebagai caleg,” kata Jerry Omona, kemarin.

Menurut pimpinan umum Metro Merauke itu, pihaknya tidak mudah menyeleksi 30 dari 50 orang bacaleg yang mendaftar. Pengurus PSI Merauke harus melakukan empat kali seleksi dengan sejumlah kriteria tertentu  untuk memperoleh bacaleg yang berkompeten, sesuai ketentuan partai.

“Beberapa orang berpindah dan mendaftar di partai lain. Namun ada juga bacaleg yang tak lolos tetap memilih bersama keluarga besar PSI,” ujarnya.

Bacaleg yang lolos seleksi diingatkan agar benar-benar dapat memikul tanggung jawab dan beban sebagai wakil rakyat nantinya. Tidak menjadi wakil rakyat instan yang hanya mencari penghasilan sebagai anggota dewan, namun karena panggilan nurani demi keinginan masyarakat.

“Kalau sungguh-sungguh mengemban amanah rakyat, pada periode berikut anggota dewan tidak perlu takut untuk kembali maju dari daerah pemilihan yang sama,” ucapnya.

Namun katanya, bacaleg yang diusung PSI benar-benar telah teruji dari sisi intelektual, moral dan emosional. Mereka bahkan telah dibekali saat pelatihan khusus di sekolah politik partai.

“Tujuannya agar bacaleg harus patuh pada aturan, tidak korupsi, loyal pada masyarakat, takut akan Tuhan dan berwawasan luas.”

Kata Jerry, masyarakat tak perlu ragu memilih bacaleg PSI, lantaran tidak akan korup, apalagi menipu konstituennya (masyarakat yang memilihnya). Jika bacaleg yang diusung PSI berhasil duduk di parlemen dan salah langkah sekali saja, pengurus partai akan melakukan pergantian antarwaktu (PAW).

“Kami ingin anggota dewan yang loyal pada masyarakat. Jangan loyal ke partai. Kalau loyal ke partai lebih utama, pasti korupsi tidak akan hilang. Loyal dulu kepada masyarakat, karena masyarakat perlu sentuhan,” katanya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement