Tim LUKMEN: Kemenangan LUKMEN, kemenangan masyarakat Papua

Tim LUKMEN: Kemenangan LUKMEN, kemenangan masyarakat Papua

Ketua Tim Koalisi Papua Bangkit jilid II, Mathius Awoitauw (kanan) dan calon wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal (kedua dari kiri)

Metro Merauke – Ketua Tim Koalisi Papua Bangkit jilid II, Mathius Awoitauw menyatakan, kemenangan pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur Papua petahana, Lukas Enembe dan Klemen Tinal (LUKMEN), merupakan kemenangan semua masyarakat Papua.

“Ini kemenangan bersama, kami imbau pendukung LUKMEN menahan diri. Tidak berlebihan dengan kemenangan ini. Bagaimana menjaga Papua tetap menjadi tanah damai untuk Papua lebih baik ke depan,” kata bupati Jayapura itu usai pleno rekapitulasi suara, Senin (9/07) malam.

Ia mengapresiasi kedua paslon yang bersaing dalam pilkada, karena sebagai putra-putra terbaik Papua, mereka dinilai telah memberikan pendidikan politik yang baik.

“Pelaksanaan pilkada Papua berjalan lancar dan bermartabat. Ini berarti paslon sudah memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat Papua,” ucapnya.

Calon Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan hal yang sama. Ia berterimakasih kepada semua masyarakat Papua yang telah memberikan dukungan kepada pihaknya.

“Masyarakat memberikan dukungan kepada pasangan calon yang dianggap mampu membawa Papua ke arah lebih baik,” kata Klemen Tinal.

Katanya, kemenangan pihaknya adalah kemenangan masyarakat, karena masyarakat adalah subjek pembangunan sesuai amat undang-undang. Gubernur dan wakil gubernur hanya mewakili masyarakat dalam sistem pemerintahan di daerah.

“Ini kemenangan masyarakat Papua. Siapa pun mereka yang ada di Papua,” ucapnya.

Sementara tim kuasa hukum LUKMEN, Yance Salambau dan rekan-rekannya menyatakan, berdasarkan dokumen yang dimiliki saksi dan tim di lapangan, pihaknya tidak melihat ada hal yang perlu disengketakan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Menurut kami tidak perlu karena selisih suara antara paslon sudah sangat jauh. Sudah tertutup peluang mambawa ini ke MK,” kata Yance Salambau.

Meski begitu lanjutnya, menempuh jalur hukum merupakan hak setiap orang. Jika ada gugatan, tergugat adalah KPU. Namun kubu LUKMEN sebagai pihak terkait dalam sengketa, siapa menghadapi jika ada upaya hukum.

Hasil rekapitulasi perolehan suara oleh KPU Papua dari 28 kabupaten dan satu kota, 8-9 Juli 2018, pasangan calon gubernur-wakil gubernur Papua nomor urut 1, Lukas Enembe dan Klemen Tinal memperoleh 1.939.539 suara atau 67,54 persen, sedangkan pasangan calon nomor urut 2 yaitu John Wempi Wetipo dan Melkias Habel Suwae (JOSUA) meraih 932.008 suara atau 32,45 persen dari total 2.871.547 suara sah. (Arjuna P/Redaksi)

Advertisement