Pleno Pilgub Papua Diwarnai Walk Out, LUKMEN Unggul Sementara

Pleno Pilgub Papua Diwarnai Walk Out, LUKMEN Unggul Sementara

Suasana pleno rekapitulasi suara pilgub Papua oleh KPU Papua - Jubi/Roy Ratumakin

Metro Merauke – Pleno rekapitulasi suara pilgub Papua tingkat provinsi yang dilaksanakan KPU Papua di salah satu hotel di Abepura, Kota Jayapura, Minggu (8/07), diwarnai aksi walk out.

Tim pemenangan pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur Papua nomor urut 2, John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae (JOSUA) walk out dengan beberapa alasan.

Sekretaris tim pemenangan paslon JOSUA, Natan Pahabol usai membacakan sikap penolakan pleno mengatakan, salah alasan pihaknya melakukan aksi itu lantaran pelaksanaan pemungutan suara diduga sarat pelanggaran yang sengaja dibuat penyelenggara.

Selain itu tim pemenangan JOSUA keberatan lantaran pleno dilaksanakan pada hari Minggu, hari dimana umat Kristiani beribadah. Katanya, mestinya pleno ditunda terlebih dahulu.

“Hari Minggu adalah hari untuk beribadah, dan kita harus hargai itu,” kata Natan Pahabol.

Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay mengatakan, jika ada keberatan, mestinya pihak terkait mengajukan keberatan sesuai aturan yang berlaku. Meski begitu, KPU Papua kata Kossay, menerima aksi walk out itu, namun pleno tetap dilanjutkan karena merupakan agenda nasional.

Dalam pleno KPU Papua ini, belum semua suara dari 28 kabupaten dan satu kota masuk ke KPU provinsi. Dua kabupaten yang perolehan suaranya belum masuk yakni Mimika dan Jayawijaya.

Dari hasil rekapitulasi suara sementara KPU Papua dari 11 kabupaten yakni, Kota Jayapura, Kabupaten Puncak Jaya, Supiori, Pegunungan Bintang, Sarmi, Paniai, Kepulauan Yapen, Yalimo, Merauke, Tolikara, dan Biak Numfor, pasangan petahana Lukas Enembe-Klemen Tinal (LUKMEN) unggul dengan peroleh 740.418 suara, sedangkan paslon nomor urut 2, JOSUA memperoleh 300.272 suara.

Pleno rekapitulasi suara pilgub Papua yang digelar KPU Papua dikawal ketat aparat kepolisian. Polda Papua mengerahkan sedikitnya 350 personel untuk mengamankan pelaksanaan pleno. (Arjuna P/Redaksi)

Advertisement