Sejumlah Hanphone dan Sajam ‘Mulus’ Masuk di Napi Lapas Merauke

Sejumlah Hanphone dan Sajam ‘Mulus’ Masuk di Napi Lapas Merauke

Kalapas Merauke, Suroto beri keterangan pers | LKF

Metro Merauke – Dari hasil operasi semalam yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan Merauke diback up Polsek Kota di dalam sel, berhasil ditemukan sejumlah handphone maupun senjata di tangan para nara pidana (napi) maupun tahanan.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa barang-barang yang dilarang itu, ‘mulus’ masuk  kedalam. Padahal, aturannya sangat jelas untuk siapapun napi maupun tahanan dilarang menggunakan handphone apalagi sajam.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Merauke, Suroto diruang kerjanya Rabu (4/7) mengatakan,  sebanyak lima handphone serta lima senjata tajam berhasil diamankan saat operasi bersama kepolisian.

“Memang ada upaya penyelundupan dilakukan keluarga beberapa napi saat menitipkan barang untuk dihantar ke dalam. Padahal sudah dilakukan pemeriksaan ketat  petugas di penjagaan,” ujarnya.

Kalapas mengakui jika peralatan untuk melakukan deteksi masih sangat minim. Sehingga barang yang dilarang dimasukan, tak dapat  dideteksi dengan baik.

“Saya akan melaporkan secara berjenjang hingga ke Kementerian Hukum dan HAM, agar perlu adanya dukungan peralatan dimaksud. Sehingga keluarga tak seenaknya memasukan barang  ke dalam bagi napi serta tahanan,” tuturnya.

Ditanya sanksi kepada mereka yang kedapatan menggunakan handphone maupun sajam, Kalapas mengaku, sudah pasti tak akan mendapatkan remisi pada hari raya keagamaan maupun kenegaraan.

Ditambahkan, sesuai rencana, besok pagi akan dilakukan pemusnahan sejumah barang tersebut di halaman Kantor Lapas Merauke. (LKF)

Advertisement