1 Polisi yang Hilang di Papua Ditemukan Meninggal

1 Polisi yang Hilang di Papua Ditemukan Meninggal

Kapolri Jenderal Tito Karnavian | Lamhot Aritonang

Metro Merauke – 2 anggota kepolisian hilang pascapenyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua. Setelah dilakukan pencarian, 1 anggota polisi ditemukan tewas.

“Satu sudah ketemu. Kondisi gugur yang bersangkutan. Senjatanya belum ketemu. Kemarin saya dapat laporan ketemu di sungai Mamberamo, cukup jauh dari lokasi penembakan, dalam keadaan meninggal dunia,” kata Tito di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (2/7).

Tito mengatakan, anggota polisi yang tewas itu ialah Brigadir Sinton. Penemuan jasad Sinton membuat suasana Polri, yang tengah memperingati HUT ke-72, dirundung duka. Tito menuturkan Brigadir Sinton dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa anumerta.

“Kita perlakukan sebagai gugur dalam rangka tugas. Kami berduka, Polri berduka dan saya berikan kenaikan pangkat luar biasa kepada yang bersangkutan,” ujar Tito.

Tito juga memerintahkan Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar untuk memperhatikan nasib keluarga Brigadir Sinton.

“Saya sudah perintahkan Kapolda berikan atensi keluarganya, di samping hak-haknya kita perjuangkan, kita berikan untuk keluarganya dari Mabes Polri,” ucap Tito.

Brigadir Sinton tewas dalam serangan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) di Distrik Torere, Puncak Jaya, Papua pada Rabu, 27 Juni 2018. KKSB melakukan penghadangan dan penembakan kepada rombongan pengamanan Pilkada di kampung Torere, sore hari setelah kegiatan pemungutan suara dilakukan.

Selain Brigadir Sinton, anggota Binmas Polres Puncak Jaya Ipda Jesayas H Nusi hilang pasca penyerangan. Sementara itu Kepala Distrik Torere Obaja Froaro gugur terkena tembakan. 7 dari 9 polisi yang ikut mengawal kotak suara selamat saat penyerangan. (aud/rvk)

Sumber: Detik

Advertisement