Alasan Biaya Operasional Belum Cair, Pendamping Bangsaku Enggan Bertugas di Kampung

Alasan Biaya Operasional Belum Cair, Pendamping Bangsaku Enggan Bertugas di Kampung

DPRD Merauke saat dialog bersama dua pejabat di lingkungan pemerintah setempat | LKF

Metro Merauke – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke kembali menyoroti pendamping Bangun Semua Kampung (Bangsaku) yang belum melaksanakan tugas ke kampung-kampung dengan alasan dana operasional tak kunjung dicairkan pemerintah.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Merauke, Herman Silubun dalam pertemuan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), HBL Tobing serta Kepala Bappeda, Justina Sianturi Senin (2/7).

“Kita tahu bersama bahwa tugas pendamping adalah melakukan pendampingan melekat di kampung agar bisa ikut mengawasi pembangunan serta pengelolaan keuangan maupun administrasi,” katanya.

Hanya saja, lanjut dia, sebagian besar pendamping di kampung-kampung, belum bergerak ke tempat tugas. Karena dana operasional belum dicairkan.

“Saya dapat informasi kalau gaji telah dibayar pemerintah. Hanya saja, operasional belum diselesaikan, sehingga mereka belum ke tempat tugas,” katanya.

Diharapkan ada penjelasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke, agar dapat diketahui juga oleh pendamping Bangsaku.

Kepala Bappeda Kabupaten Merauke, Justina Sianturi mengaku akna melakukan koordinasi dengan Badan Pemerintahan Kampung dan Pemberdayaan Masyarakat setempat, sehingga ada solusi penyelesaian. (LKF)

Advertisement