Pengadaan Mesin Penyedot Banjir, Hengky: Itu Hanya Pemborosan Uang Rakyat

Pengadaan Mesin Penyedot Banjir, Hengky: Itu Hanya Pemborosan Uang Rakyat

Mesin penyedot banjir | LKF

Metro Merauke – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken menyoroti pembelian mesin penyedot banjir oleh pemerintah setempat senilai Rp 1,3 miliar.

“Bagi saya, itu hanya pemborosan terhadap uang rakyat. Karena belum terlalu mendesak juga untuk pengadaan mesin tersebut,” kata Hengky kepada Metro Merauke Selasa (26/6).

Dikatakan, mestinya yang harus dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) adalah normalisasi semua drainase maupun pintu air yang ada. Sehingga ketika datang hujan, tak terjadi genangan banjir di sejumlah titik dalam wilayah kota.

Lebih lanjut dijelaskan, hampir semua saluran drainase dalam kota, terjadi penyumbatan serta pendangkalan.  “Saya mau tanya, kira-kira mesin tersebut mau diletakan dimana menyedot banjir kala datang genangan banjir di berbagai tempat,” katanya.

Hengky mengaku, mestinya saluran diperbaiki terlebih dahulu. Setelah itu baru merencanakan mendapatkan mesin sebagai antisipasi. “Nah, saluran drainase maupun pintu air tak diperhatikan baik, kok tiba-tiba pengadaan mesin,” tanya dia.

“Bagi saya, belum terlalu mendesak untuk pengadaan alat tersebut. Karena masih banyak permasalahan yang terus dikeluhkan masyarakat dan mestinya diperhatikan serius pemerintah,” katanya. (LKF)

Advertisement