Setelah Lebaran, Disdukcapil Merauke Bakal Gelar Operasi Yustisi

Setelah Lebaran, Disdukcapil Merauke Bakal Gelar Operasi Yustisi

Aktivitas pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Merauke

Metro Merauke – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merauke, Papua akan menggelar operasi yustisi. Operasi dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan TNI-Polri dilakukan, untuk meminimalisir penduduk di Merauke namun tidak memiliki dokumen dan identitas diri dengan jelas.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Merauke, Marthen Gana kepada wartawan mengatakan, kegiatan operasi yustisi direncanakan digelar dalam waktu dekat akan difokuskan bagi penduduk yang baru datang di Kabupaten Merauke.

“Kami akan berkoordinasi melibatkan Satpol PP, TNI-Polri dan instansi terkait lainnya. Operasi yustisi dilakukan untuk menghindari jumlah penduduk yang tidak terdata di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Merauke,” ujarnya, baru-baru ini.

Untuk itu, pihaknya meminta seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) untuk melakukan pendataan terhadap seluruh warga baru yang berdomisili disetiap lingkungan RTnya.

Diketahui, pasca libur Hari Raya Idul Fitri, dipastikan terjadi peningkatan jumlah penduduk yang masuk wilayah Merauke. Sehingga Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil perlu melakukan pendataan warga secara akurat demi meminimalisir adanya lonjakan jumlah penduduk tanpa diimbangi dengan data penduduk secara menyeluruh. (Nuryani)

Advertisement

1 komentar

  1. baiknya dipendukcapil kab merauke, harus di renovasi,
    renovasi gedung bagian pelayanan harusnya bisa kok,agar tampak modern,
    renovasi 200 juta kebawah aja sudah bisa menghasilkan gedung pelayanan yang bagus,
    sehingga tidak kelihatan kumuh,dan harus pelayanannya harus mencontoh kota yang sudah sukses, contohnya dukcapil kota jayapura yang mendapat berbagai penghargaan,
    semoga pemkab merauke mau berbenah dalam hal fasilitas pelayanan.
    contoh saya kirimkan contoh pelayanan di jayapura,
    dukcapil kota jayapura aj contoh terlihat pelayanan samapai jam 5, memang di dukcapil dituntut pelayanan maximal, dan gaji ASN di dukcapil juga harusnya beda dengan ASN biasa,
    banyak hal yang kita bisa contoh.
    https://www.youtube.com/watch?v=7Cuk26iVu0k
    https://www.youtube.com/watch?v=6Hb4VnT9JOc&feature=youtu.be
    https://www.youtube.com/watch?v=BBzu0iodAFQ

    balas