Empat Bangunan Gereja Katolik Mangkrak

Empat Bangunan Gereja Katolik Mangkrak

Salah satu tarian saat penjemputan Uskup Agung Merauke, Mgr. Nicolaus Adi Seputra, MSC | LKF

Metro Merauke – Pastor Paroki Bunda Hati Kudus Yesus, PJD Bosco Ngeljaratan, MSC mengungkapkan, saat diberikan tugas oleh Uskup Agung Merauke, Mgr. Nicolaus Adi Seputra, MSC beberapa tahun silam untuk pelayanan ke stasi-stasi, ditemukan empat bangunan gereja mangkrak atau belum diselesaikan.

Hal itu disampaikan Pastor Bosco saat memberikan sambutan pada peresmian gereja Tambat Minggu (17/6).  Dari empat empat itu, salah satunya adalah Gereja St. Yohanes Tambat. Selain itu, tiga lain yakni gereja di Sp-7, SP-3 dan SP-2. Setiap gereja mangkrak antara 6-12 tahun.

Dikatakan, setelah melihat peluang, ia mendorong  Gereja Tambat harus diselesaikan terlebih dahulu. Karena volume bangunan kecil dibandingkan tiga gereja lain.

“Makanya hari ini dengan kegembiraan rohani yang meluap-luap, akhirnya umat bersukacita, lantaran gereja telah diselesaikan dan diberkati Uskup,” ungkapnya.

Namun demikian, lanjut pastor, masih ada beban dan tanggungjawab untuk tiga gereja lain. Jika tak ada hambatan, tahun depan satu lagi diselesaikan.

“Terimakasih setinggit-tingginya kepada Pemkab Merauke yang telah memberikan sumbangan dana sangat besar senilai Rp 100 juta, sehingga bangunan gereja dapat dirampungkan dengan cepat,” tuturnya.

Ditambahkan, untuk Paroki Bunda Hati Kudus Kuper, memiliki wilayah pelayanan sangat luas hingga 17 stasi. Sedangkan jumlah umatnya mencapai kurang lebih 5.000 jiwa. (LKF)

Advertisement