Puluhan Napi di Merauke Dapat Remisi Idul Fitri

Puluhan Napi di Merauke Dapat Remisi Idul Fitri

Kepala Lapas Klas II B Merauke, Suroto

Metro Merauke – Sebanyak 34 narapidana mendapatkan pengurangan pidana (remisi) khusus Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Pemberian remisi diprioritaskan bagi napi yang telah memenuhi syarat, diantaranya berkelakuan baik dan telah menjalani masa hukuman diatas enam bulan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Merauke, Suroto kepada wartawan mengatakan, pembacaan hasil remisi ke Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) baru akan dibacakan dihadapan para narapidana setelah pelaksanaan shalat Idul Fitri.

“Dari 57 napi muslim di Lapas Merauke, 34 orang diantaranya yang kami usulkan ke Kemenkumham untuk mendapatkan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri. Mereka telah memenuhi syarat,” kata Suroto, Rabu (13/6).

Ia menjelaskan, pemberian remisi atau pengurangan masa pidana diberikan kepada narapidana, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3614) dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3846), perubahan pertama: Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2006, perubahan kedua: Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012,   serta KEPPRES No. 174 /1999 tentang Remisi.

Suroto menambahkan, besaran remisi Idul Fitri kali ini bervariasi, antara 15 hari hingga dua bulan lamannya. “Dari puluhan napi yang menerima remisi, tidak ada yang sampai langsung bebas,” tukasnya. (Nuryani)

Advertisement