Gobai: Musairo Kini Dikuasai Pekerja Asing

Gobai: Musairo Kini Dikuasai Pekerja Asing

Legislator Papua, John NR Gobai

Metro Merauke – Sekretaris II Dewan Adat Papua (DAP), John NR Gobai menyatakan, kini area tambang emas di Musairo, Distrik Mikami, Kabupaten Nabire, Papua dikuasi para pekerja asing.

Menurutnya, para pekerja asing itu masuk dengan menggunakan paspor kunjungan dan menyerobot area kerja masyarakat lokal.

“Ketika terjadi keributan malah orang asing itu yang melaporkan masyarakat ke polisi,” kata Gobai via teleponnya kepada Metro Merauke, Rabu (13/6/2018).

Legislator Papua dari kursi pengangkatan utusan wilayah adat Meepago yakni Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Mimika dan Intan Jaya itu mengatakan, pekerja asing tersebut seakan merasa semua telah diatur oleh pihak yang membawa mereka ke lokasi.

Pihak inilah yang selama ini menyatakan punya Izin Usaha Penambangan (IUP) dan lainnya, padahal memiliki tunggakan utang kepada negara hingga ratusan miliar.

Hanya saja menurutnya, para pejabat berwenang menyarankan masyarakat memberikan mereka pekerjaan dengan menjamin legalitasnya.

“Saya heran dengan aturan dan penegakan aturan di negeri ini. Ini kisah nyata Musairo. Kejadian pekan lalu, karena saya yang ribut dengan orang-orang asing itu,” ucapnya.

Namun lanjut dia, setiap ada tim pemeriksa turun ke wilayah itu, para pekerja asing tersebut lari ke hutan. Mereka menempatkan masyarakat lokal menjaga kamp.

Desember 2017 lalu kata dia, tim Polda Papua akan ke wilayah tersebut. Namun tiga hari sebelum tim Polda ke Musairo, lokasi itu sepi. Para pekerja asing menghilang bersama barang-barang mereka.

“Tidak ada manusia dan barang-barang yang tersisa di kamp. Sepekan setelah itu, dong (mereka) balik lagi menambang,” katanya. (Arjuna/Redaksi)

Advertisement