Ramadhan di Lapas Merauke, 57 Napi Fokus Pembinaan Rohani

Ramadhan di Lapas Merauke, 57 Napi Fokus Pembinaan Rohani

Kepala Lapas Kelas II B Merauke, Suroto

Metro Merauke – Kegiatan ramadhan yang dijalani para tahanan di Lemabag Pemasyarakatan Kelas II B Merauke, Papua tidak banyak berbeda dengan masyarakat pada umumnya. Kegiatan warga binaan muslim selama ramdhan lebih difokuskan untuk pembinaan rohani.

Kepala Lapas Merauke, Suroto kepada Metro Merauke mengatakan, aktivitas warga binaan sudah diatur, mulai dari sahur, berbuka bersama, shalat tarawih berjamaah, ceramah, lalu ditutup dengan tadarus.

Dikatakannya, sebanyak 57 warga binaan muslim di dalam Lapas. Pihaknya bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama untuk mendatangkan penceramah secara bergiliran di dalam Lapas.

“Semua kegiatan keagamaan wajib diikuti 57 napi muslim. Ini juga sebagai penilaian bagi mereka untuk nantinya diusulkan mendapatkan remisi. Kegiatan selama ramadhan dilakukan di masjid dan lingkungan yang berada di dalam Lapas,” katanya, Sabtu (19/5).

Pada waktu berbuka puasa, lanjutnya, para napi juga diberikan makanan dan takjil yang kualitasnya dilebihkan, setelah itu para napi akan mengikuti shalat berjamaah.

Dikatakan Suroto, nantinya pada saat Shalat Idul Fitri juga akan dilakukan di dalam Lapas yang ditandai dengan pembacaan remisi bagi narapina yang dinyatakan layak mendapat potongan masa tahanan hari raya. (Nuryani)

Advertisement