Dibangun 2 Lantai, Ruang Tahanan Baru Lapas Merauke Senilai Rp3 M Rusak 

Dibangun 2 Lantai, Ruang Tahanan Baru Lapas Merauke Senilai Rp3 M Rusak 

Gedung ruang tahanan 2 lantai yang baru dibangun namun kondisinya diketahui mulai rusak

Metro Merauke – Belum genap dua tahun gedung baru ruang tahanan Lapas Kelas II B Merauke, Papua digunakan, namun sejumlah kerusakan sudah tampak di beberapa bagiannya.

Kepala Lapas Merauke, Suroto mengungkapkan, diketahui ada sejumlah bagian gedung dua lantai yang pembangunannya menelan anggaran mencapai Rp 3 miliar itu mulai rusak.

“Plafonnya ada yang sudah jebol, ruang kamar mandi tidak berfungsi optimal dan lantainya sudah mulai kropos,” ucapnya kepada wartawan, Sabtu (19/5).

Dikatakannya, kerusakan-kerusakan ini sudah disampaikan ke pusat untuk mengetahui tentang tanggungjawab pembangunan gedung ini.

“Pembangunannya ini dari pusat dan baru kita gunakan sekitar tahun 2017 lalu, tapi sekarang sudah mulai rusak,” katanya.

Suroto mengaku sejak awal pembangunan gedung tahanan baru tersebut bertujuan untuk menampung warga binaan di Lapas Merauke yang jumlahnya kini mencapai ratusan orang.

“Ruang tahanan di Lapas saat ini memang masih cukup, namun ada beberapa ruangan yang sudah rusak dan sering terendam air saat hujan. Harapannya yang sebagain bisa ditempatkan di gedung yang baru.”

Sayangnya dengan ruang tahanan yang baru dengan kondisi mulai rusak itu, pihaknya harus berpikir panjang untuk menggunakan dan menempatkan para tahanan di situ.

“Kita juga khawatirkan keselamatan para tahanan. Jadi kita lebih fokus menggunakan ruang lantai dasarnya saja,” terangnya.

Tak ingin bagunan tersebut terbengkalai tak tepat guna, Lapas Merauke berinisiatif untuk secara bertahap melakukan perbaikan dan penataan kembali meski dengan anggaran yang sangat terbatas. (Nuryani)

Advertisement