Anggota Dewan Soroti Silpa di Dinas P dan K Merauke

Anggota Dewan Soroti Silpa di Dinas P dan K Merauke

Pejabat di Dinas P dan K Merauke yang melakukan pertemuan bersama DPRD | LKF

Metro Merauke – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Heribertus Silubun mengatakan, dari informasi yang didapatkan, silpa yang paling besar dikembalikan adalah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke, dibandingkan dinas-dinas lain.

Demikian disampaikan Heribertus saat ditemui Metro Merauke beberapa hari lalu. “Setahu saya, anggaran di dinas itu sangat besar, namun dalam beberapa tahun terakhir terjadi silpa,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut dia, jika dinas menganggap dananya masih kurang, agar disampaikan kepada DPRD. Lalu harus ideal dijelaskan berapa besar dana setiap tahun dibutuhkan.

Tetapi, lanjut dia, jangan lupa bahwa dengan anggaran besar, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Tak boleh ada silpa besar juga tiap tahun.

“Jika anggaran besar dan silpa  besar tiap tahun, sama saja dengan penggunaan anggaran tidak efektif,” kritiknya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Merauke, Daniel Pauta mengatakan, pihaknya tidak tahu persis nilai nominal silpa yang dikembalikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun lalu.

Dijelaskan, silpa itu bisa saja karena guru tak melaksanakan tugas, sehingga apa yang menjadi hak mereka tak diberikan. Begitu juga uang perjalanan dinas keluar daerah yang dikembalikan sebagian lantaran pejabat bersangkutan pulang lebih cepat.

Dengan demikian, uang sisa itu masuk ke kas daerah dan tak digunakan untuk kepentingan pribadi pejabat itu. (LKF)

Advertisement