Jika Tak Dapat Dukungan Dana, Kadis P Dan K Merauke Nyatakan Mundur Dari Jabatan

Jika Tak Dapat Dukungan Dana, Kadis P Dan K Merauke Nyatakan Mundur Dari Jabatan

Kadis P dan K Merauke, Felix Liem Gebze sedang diwawancarai | LKF

Metro Merauke – Pernyataan keras dilontarkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Felix Liem Gebze dalam pertemuan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang dihadiri juga Sekretaris Daerah (Sekda), Daniel Pauta.

“Saya minta waktu satu tahun hingga bulan Juni 2019 mendatang untuk membenahi berbagai persoalan tentang pendidikan di Kabupaten Merauke.

Namun harus didukung dengan anggaran oleh pemerintah,” ungkap Liem Gebze dalam pertemuan Jumat (18/5).

Jika sampai pemerintah tak memberikan dukungan dana memperbaiki permasalahan pendidikan selama setahun kedepan, Liem Gebze menyatakan akan mundur dari jabatan sebagai kepala dinas maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun depan.

“Demi Tuhan, saya akan mengundurkan diri sebagai kepala dinas dan juga Aparatur Sipil Negara (ASN). Lebih baik   saya bebas  untuk melayani masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Kabupaten Merauke, katanya, sangat kaya dengan potensi alamnya. Jadi, akan lebih baik melayani dan bersama masyarakat setiap saat.

Lebih lanjut Liem Gebze mengaku, selama ini ada beberapa program yang diusulkan, dicoret pemerintah. Misalnya saja usulan  pengadaan speed boat untuk monitoring ke daerah pedalaman, tetapi selalu dicoret.

Padahal, lanjut dia, sangat dibutuhkan. “Ya, untuk melakukan monitoring terpaksa menyewa speed boat, belum lagi menyiapkan bahan bakar minyak (BBM). Anggaran yang dialokasikan hanya Rp 4 juta sekali jalan,” katanya.

Sementara biaya pembelian dua drum BBM ke Distrik Waan, sudah mencapai Rp 3,2 juta. Belum lagi kebutuhan lainnya.

“Kalau dananya hanya Rp 4 juta, maka kita tak bisa melakukan monitoring hingga ke kampung-kampung. Karena alokasi anggaran sangat terbatas, sementara biaya transportasi mahal,” tuturnya. (LKF)

Advertisement