Kasus Kekerasan Anak di Merauke Meningkat

Kasus Kekerasan Anak di Merauke Meningkat

Ketua LPA Merauke, Hendrikus Mahuze

Metro Merauke – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Merauke, Papua mengungkapkan kasus kekerasan terhadap anak meningkat.

Ketua LPA Merauke, Hendrikus Mahuze menyebut, di tahun 2017 sebanyak 11 kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan warga ke LPA. Sedangkan hingga Mei 2018, pihaknya telah menerima 3 kasus kekerasan yang dialami anak-anak di Merauke.

Hendrikus mengatakan, dari jumlah kasus tersebut sebagian besar merupakan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Pelakunya, biasanya merupakan orang sudah dewasa dan orang-orang terdekat korban.

“Memang secara rinci LPA belum memiliki data menyeluruh mengenai kasus kekerasan terhadap anak. Namun, berdasarkan laporan keluarga ke LPA cukup banyak. Beberapa kasus yang menonjol diantaranya kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh orang tua dan oknum guru,” terangnya kepada wartawan, Rabu (16/5).

Dikatakannya, masalah penanganan kekerasan terhadap anak perlu dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait lainnya.

Katanya, para korban kekerasan anak perlu mendapat pemulihan psikologis dan pendampingan untuk menghilangkan trauma dan mengembalikan semangatnya sebagai anak pada umumnya.

“Tentu kita (LPA Merauke) siap untuk memberikan pendampingan bagi para korban, termasuk pendampingan hukum,” tukasnya. (Nuryani)

 

Advertisement