Merauke Memotong Sapi 5.000 Ekor Setahun

Merauke Memotong Sapi 5.000 Ekor Setahun

Suasana kegiatan sosialisasi pengendalian pemotongan ternak ruminansia betina produktif di Rumah Potong Hewan (RPH) Merauke

Metro Merauke – Setiap tahun tidak kurang dari 5.000 ekor sapi Merauke, Papua yang dipotong. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke, Bambang Dwiatmoko mengatakan, jumlah pemotongan sapi di Merauke itu tergolong cukup tinggi, sehingga perlu diimbangi dengan peningkatan populasi sapi.

“Dengan jumlah 5000 ekor sapi/tahun yang dipotong atau 15 persen dari populasi, tentu ini jumlah yang besar dibanding dengan pertambahan populasi,” ungkap Bambang saat membuka Sosialisasi Pengendalian pemotongan ternak ruminansia (sapi/kerbau) betina produkstif di Rumah Potong Hewan, Senin (14/5).

Untuk itu sosialisasi kepada pedagang, peternak dan penjagal tentang larangan memotong sapi betina produktif  juga berkaitan dengan tingkat konsumsi daging sapi di Merauke yang tinggi.

Dijelaskannya, larangan untuk memotong sapi betina produktif diatur dalam Undang-undang 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Terutama pada pasal 18 ayat (4), yang menyebutkan setiap orang dilarang menyembelih ternak ruminansia kecil betina produktif atau ternak ruminansia besar betina produktif.

“Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan tercapainnya swasembada daging nasional,” katanya.

Dan untuk menerapkan regulasi yang ada, pihaknya tidak bekerja sendiri, melainkan perlu mendapat dukungan dari kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja. (Nuryani)

 

Advertisement