Sikapi Teroris Bom Gereja di Surabaya, Aksi Demonstrasi Akan Digelar Di Merauke

Sikapi Teroris Bom Gereja di Surabaya, Aksi Demonstrasi Akan Digelar Di Merauke

Ketua VOX Point DPW Indonesia Merauke,  Yoseph Gebze didampingi Krispinus Palobo  (pengurus)  sedang memberikan keterangan pers | LKF

Metro Merauke – Bertempat di Sekretariat Vox Point Indonesia Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Merauke, berlangsung pertemuan sekaligus jumpa pers menyikapi aksi kejam teroris yang melakukan tidakan pengeboman Gereja Katolik Sta Maria Tak Bercela Surabaya serta dua gerja lain, hingga mengakibatkan korban jiwa.

Pertemuan yang berlangsung Minggu (13/5) malam itu dipimpin Ketua Vox Point Indonesia DPW Merauke, Yoseph Gebze didampingi Krispinus Palobo (pengurus)  serta perwakilan dari GMKI, PMKRI, HMI, BEM Unmus, ICapak Merauke, KAMMI, GP Ansor serta Pemuda Katolik.

Adapun sejumlah point penting disepakati yakni pertama mengutuk dengan keras segala bentuk tindakan radikal  dalam bentuk terorisme  di wilayah Kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu,  sebagai warga bangsa, sangat prihatin dengan peristiwa pengeboman gereja dan turun berduka cita terhadap para korban yang meninggal akibat tindakan terorisme. Semoga mereka mendapat tempat layak di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

Point penting lain disampaikan yakni mendesak pemerintah  dalam hal ini Presoden RI, Jokowi serta TNI/Polri  menumpas segala bentuk terorisme di Indonesia.

“Kami juga mengajak kepada semua komponen bangsa agar ikut melawan bentuk terorisme,” pinta Yoseph Gebze lagi.

Semua komponen masyarakat juga, pintanya, tak menyebarkan foto foto aksi kekerasan yang terjadi tadi pagi di gereja. Karena itu secara tidak langsung akan membantu para terorisme.

“Telah ada kesepakatan bersama  agar dilakukan aksi demonstrasi sebagai salah satu bentuk keprihatinan terhadap  pengeboman gereja di Surabaya hingga merenggut beberapa korban,” tegasnya.

Untuk kepastian waktunya, jelas Yoseph, akan disepakati bersama beberapa komponen yang hadir dalam pertemuan tersebut. “Ya, waktu aksinya akan disampaikan kepada rekan-rekan jurnalis,” tuturnya. (LKF)

Advertisement