Pencarian Korban Speedboat di Wamal Dihentikan

Pencarian Korban Speedboat di Wamal Dihentikan

Rapat evaluasi pencarian korban speedboat yang mengalami musibah di Wamal

Metro Merauke – Pencarian tim gabungan terhadap dua korban dari 12 penumpang speed boat Putra Cumawa yang terbalik sepekan lalu di Wamal Distrik Tubang belum juga membuahkan hasil.

Pencarian yang dilakukan bersama instansi terkait serta warga dengan menyisir perairan disekitar lokasi kejadian belum menemukan tanda-tanda. Dan setelah tujuh hari dilakukan pencarian, SAR secara resmi menutup pencarian.

Dikatakan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Aris Sofingi, ketentuan tersebut berdasarkan Undang-Undang Pencarian dan Pertolongan Nomor 29 tahun 2014 pasal 34 ayat 1.

“Pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan digelar selama sepekan (7 hari). Setelah itu operasi SAR ditutup jika sudah tidak ditemukan lagi tanda-tanda keberadaan korban,” katanya pada saat rapat evaluasi bersama di Kantor SAR Merauke, belum lama ini.

Ia menambahkan, meski secara resmi pencarian telah ditutup, namun dari Dinas Kesehatan Merauke dan keluarga korban masih akan terus melakukan pencarian di lapangan.

Dalam rapat evaluasi yang juga dihadiri keluarga korban Kepala Distrik Tubang dan Tabonji, tim SAR mengungkapkan, tim pencarian sempat terkendala permasalahan minimnya ketersediaan bahan bakar minyak yang harus didatangkan dari Distrik Okaba. (Nuryani)

 

Advertisement