Hengky: Saya Keberatan Kalau Hanya Dua Dapil Diproteksi Bagi Caleg OAP

Hengky: Saya Keberatan Kalau Hanya Dua Dapil Diproteksi Bagi Caleg OAP

Tokoh Marind Buti, Hengky Ndiken | LKF

Metro Merauke – Hengky Ndiken, salah seorang Tokoh Marind-Buti menolak jika hanya daerah pemilihan IV dan V diproteksi untuk calon legislatif orang asli Papua. Mestinya, proteksi dilakukan  di semua dapil.

“Kan ada lima dapil, sehingga demi pemerataan, harus diberikan perhatian.  Tidak hanya dapil tertentu. Lagi pula, sejumlah caleg OAP juga ikut bertarung di tiga dapil lainnya,” ungkap Hengky saat ditemui Kamis (10/5).

Dikatakan, jika bicara tentang orang Papua, tidak hanya perhatian ke dua dapil itu.  “Saya menolak adanya komitmen tersebut,” ungkap dia.

Dijelaskan, selama ini orang Marind-Buti telah memberikan tanahnya untuk berbagai kegiatan pembangunan dalam kota. Lalu, kenapa tidak diperhatikan.

“Saya bicara demikian, karena ada beberapa anak Marind-Buti termasuk saya, akan ikut bertarung pada pemilu legislatif 2019,” ungkapnya.

Hengky  juga meminta agar setiap partai politik  dapat meloloskan satu orang anak Papua untuk duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke. Sehingga ada keterwakilan dan lebih baik mendominasi di lembaga legislatif.

Jika tidak, katanya, Majelis Rakyat Papua (MRP) meminta jatah kursi 16 untuk diperebutkan khusus oleh orang asli Papua. Sedangkan 14 lain, diberikan kepada orang non Papua.

“Itu lebih baik agar ketika nggota dewan OAP lebih banyak di dewan, akan memudahkan saat pengambilan keputusan politik,” ujarnya. (LKF)

Advertisement