Pansus Terima Dokumen Kesepakatan Pt Nutfa Dengan Pemilik Ulayat

Pansus Terima Dokumen Kesepakatan Pt Nutfa Dengan Pemilik Ulayat

Masyarakat pemilik ulayat dari Distrik Kaptel | LKF

Metro Merauke – Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke tentang tanah ulayat, telah menerima dokumen dari PT Nutfa terkait kesepakatan bersama delapan marga, sehubungan dengan pembukaan lahan di Kampung Boepe, Distrik Kaptel.

Ketua Pansus Tanah Ulayat, Nathaniel Paliting kepada Metro Merauke Selasa (8/5) mengatakan, dokumen itu, terkait hasil kesepakatan bersama delapan marga yang ditandatangani di atas meterai.

Dalam dokumen dimaksud, katanya, ada kesepakatan yang dihasilkan bersama, termasuk menerima perusahan melakukan investasi untuk pembukaan hutan tanaman indistri.

Lalu sebagai kompensasinya, demikian Nathaniel, pihak perusahan menyanggupi akan membayar uang tali asih kepada tiap marga senilai Rp 40 juta. Namun, pembayaran dilakukan secara bertahap.

“Ada yang sudah dibayar sekaligus perusahan. Sedangkan lainnya akan dibayar setelah lahan dibuka. Tetapi intinya sudah dibayar Rp 20 juta tiap marga. Bahkan, ada yang sudah lunas,” katanya.

Selain itu, demikian Nathaniel, pihak perusahan akan membuka kolam ikan. Hanya saja, ditolak oleh masyarakat delapan marga.

“Ada juga kesepakatan lain, dimana setiap hari raya, masing-masing marga mendapatkan hadiah dari perusahan,” tuturnya.

Dikatakan, meskipun adanya penolakan dari masyarakat, namun pansus akan menggelar sidang paripurna sekaligus mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti.  (LKF)

Advertisement