Lompati Pagar, Belasan Napi Lapas Wamena Kabur

Lompati Pagar, Belasan Napi Lapas Wamena Kabur

Ilustrasi | shutterstock

Metro Merauke – Sebanyak 19 narapidana melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wamena, Papua, pada Minggu 6 Mei 2018, dengan melompati pagar belakang Lapas itu menggunakan tali.

“Benar, ada 19 napi dan tahanan kabur sekitar pukul 12.50 WIT dengan menggunakan tali dan melompati pagar bagian belakang setinggi 2,5 meter,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Papua, Iwan Santoso, Senin (7/5).

Ia pun menjelaskan kronologi kejadian tersebut, berawal petugas Lapas mendengar ada suara gaduh di aula sehingga dia meminta anggota untuk melihat apa yang terjadi.

Saat melihat ke aula nampak jendela kaca sudah dibongkar dengan menggunakan besi yang selama ini menjadi tiang net bulu tangkis dan napi melarikan diri melalui pos dua dengan menggunakan tali.

“Dua orang petugas Lapas Wamena mengalami cidera saat berupaya menghalau napi yang hendak melarikan diri,” sambungnya.

Kata dia, saat insiden terjadi LP Wamena dijaga lima orang petugas yang bertugas dibagian depan. Dari 19 napi dan tahanan yang kabur tercatat enam orang di antaranya berhasil ditangkap kembali dan kini sudah dijebloskan kembali ke tahanan.

“Masih 13 napi yang belum berhasil ditangkap, dan sudah meminta bantuan polisi untuk membantu menangkap kembali mereka,” tuturnya.

Narapidana yang kabur, kata Iwan, beberapa di antaranya sudah akan mengakhiri masa hukumannya, bahkan ada yang bulan Mei ini juga. Ke-13 napi yang belum berhasil ditangkap yaitu AK, JH, AS, YI, RS, LW, JA, YW, AL, ME, NH, AH, UJ, dan enam orang yang berhasil ditangkap yakni MH, JH, TH, HS, JH, dan EM. (wal)

Sumber: Okezone

Advertisement