Parpol Dinilai tak Berpihak Kepada Caleg OAP

Parpol Dinilai tak Berpihak Kepada Caleg OAP

Pertemuan di Kantor Bupati Merauke bersama bupati dan parpol serta KPU | LKF

Metro Merauke – Ketua Pemuda Marind, Fransiskus Ciwe menilai, partai politik di Kabupaten Merauke, tak berpihak kepada calon legislatif orang asli Papua. Kelihatannya masih mengambang dan tak ada kejelasan.Demikian disampaikan Ciwe dalam pertemuan bersama Bupati Merauke, Frederikus Gebze sebagai pembina politik bersama semua ketua parpol dan juga Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat Jumat (4/5).

“Saya minta partai politik tidak alergi bicara tentang daerah pemilihan khusus bagi orang asli Papua. Dari diskusi yang berlangsung tadi, saya melihat belum ada kepastian parpol mengakomodir caleg OAP ikut bertarung pada pemilu legislatif tahun depan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Frans memberikan apresiasi kepada KPU Merauke yang meresponi dengan sungguh-sungguh dapil IV dan V bagi orang Papua. “Saya melihat keberpihakan KPU kepada orang asli Papua sangat jelas. Tentunya harus diberikan apresiasi setinggi-tingginya,” kata dia.

Koordinator LMA Wilayah Papua Selatan, Ignasius Ndiken juga berharap adanya keberpihakan parpol terhadap OAP. Para caleg perlu diberikan nomor urut muda, sehingga ada peluang  bisa mendapatkan suara.

“Jika para caleg OAP mendapatkan nomor ‘buncit’ dipastikan tak memperoleh suara. Ini yang harus diperhatikan  setiap parpol,” pintanya. Bupati Merauke, Frederikus Gebze juga berjanji akan berjuang mengakomodir OAP ikut dalam pencalegan tahun depan.

“Saya kira partai politik harus memproteksi orang asli Papua, agar mereka menjadi caleg dan dapat bersaing dalam pileg nanti,” katanya. (LKF)

Advertisement