Operasi Matoa di Merauke Ditutup Konvoi Kendaraan

Operasi Matoa di Merauke Ditutup Konvoi Kendaraan

Kasat Lantas Merauke, AKP O.James Tegai SIK melepas peserta konvoi yang diikuti ratusan warga | Nuryani

Metro Merauke – Operasi Keselamatan Matoa 2018 selama 25 hari di Kabupaten Merauke, Papua ditutup konvoi kendaraan bersama mengelilingi Kota Merauke, Sabtu (24/03).

Konvoi diikuti ratusan warga dari komunitas motor scooter, pecinta olahraga sepeda dan komunitas masyarakat lain, dengan titik star di Tugu Lingkaran Brawijaya. Peserta dilepas Kasat Lantas Merauke, AKP O. James Tegai.

Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung mengatakan, Operasi Keselamatan Matoa bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas Sasaran prioritas operasi ini, yakni pengendara berlawanan arah, pengendara roda dua yang berbocengan lebih dari satu orang dan pengendara di bawah umur.

“Selama operasi berlangsung cukup membawa perubahan, kesadaran warga meningkat. Terbukti angka kasus kecelakaan lalu lintas menurun di Merauke,” katanya, Sabtu (24/03).

Pihaknya berharap, setelah Operasi Keselamatan Matoa berakhir, masyarakat tetap menyadari dan mematuhi ketertiban berlalu lintas.

Penutupan Operasi Keselamatan Matoa juga diwarnai pembuatan SIM gratis untuk masyarakat dan penyerahan piagam penghargaan kepada peserta polisi cilik Polres Merauke, yang berhasil meraih juara III di Polda Papua belum lama ini. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement