Deklarasi Prabowo Capres 2019 di Ujung Timur Indonesia

Deklarasi Prabowo Capres 2019 di Ujung Timur Indonesia

Pengurus DPD dan DPC Gerindra se-Papua foto bersama saat Deklarasi pilpres dan rakerda Partai Gerindra, Sabtu (24/03)

Metro Merauke – Dari Provinsi Papua di ujung timur Indonesia, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subiantor dideklarasikan sebagai calon presiden (capres) Indonesia periode 2019-2024 pada pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang.

Deklarasi ini digelar pengurus DPD Gerindra Papua yang diketuai Yanni, di salah satu hotel di Kota Jayapura, Sabtu (24/03).

Deklarasi pilpres dan rakerda Partai Gerindra itu dihadiri Dewan Pembina Partai Gerindra, Mayjen TNI (Purn) Amir Toha, Kepala Sekolah Kader DPP Partai Gerindra, Karisma Febriansyah, ketua, sekretaris, bendahara DPD, DPC Partai Gerindra se-Papua, dan calon gubernur-wakil gubernur Papua yang diusung Gerindra bersama PDI Perjuangan, John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (JOSUA).

Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni saat membacakan deklarasi mengatakan, DPD, DPC, kader dan seluruh simpatisasi Partai Gerindra berjanji dan berikrar memadukan potensi dan mengerahkan seluruh kekuatan memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI dalam pilpres 2019.

Selain itu menurutnya, Partai Gerindra Papua akan bekerja dengan penuh keikhlasan, semangat juang tinggi, serta bertanggung jawab memenangkan pilpres dan pemilihan legislatif (pileg) tahun depan.

“Kami akan setia berjuang bersama Partai Gerindra untuk merebut kembali Indonesia Raya di bawah kepemimpinan bapak Prabowo Subianto,” kata Yanni.

Menurutnya, gelombang perubahan kini begitu terasa, menggema dimana-mana sebagai respon terhadap problem bangsa dalam berbagai aspek kehidupan.

Himpitan ekonomi, penguasaan lapangan kerja oleh tenaga kerja asing, monopoli sumber daya alam dan ketimpangan sosial ekonomi telah terjadi di depan mata.

“Perubahan demi perubahan yang dijanjikan hanya janji manis dan harapan kosong. Belum dirasakan sebagian besar masyarakat Indonesia. Justru ketimpangan semakin melebar hingga menempatkan masyarakat Indonesia sebagai penonton di atas kekayaannya sendiri,” ujarnya.

Kata mantan wakil ketua III DPR Papua itu, gelombang perubahan yang diinginkan masyarakat Indonesia kini harus dimaknai sebagai aspirasi merebut kembali kebesaran Indonesia Raya. Berdaulat secara politik, berdaulat secara ekonomi dan sosial.

Untuk itu lanjut Yanni, dibutuhkan sosok yang memiliki visi Indonesia Raya, berkomitmen, tegas dan berani memimpin gerakan merebut kembali Indonesia Raya. Sosok itu adalah Prabowo Subianto.

Mantan jenderal pasukan khusus Indonesia itu dinilai tidak hanya figur yang memiliki visi politik Indonesia Raya, juga memiliki nasionalisme kuat, kokoh untuk menyelamatkan Indonesia dari ancaman dan rongrongan kekuatan asing.

Katanya, dengan semangat gelombang perubahan yang membahana sampai ke tanah Papua, serta aspirasi yang berkembang di kalangan DPC, DPD, kader dan seluruh simpatisan Gerindra, meminta Prabowo maju dalam pilpres 2019.

 

“Dengan mengucap puji syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, DPD Partai Gerindra Papua meminta kesediaan Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto mencalonkan diri sebagai Presiden RI periode 2019–2024,” ucapnya. (Arjuna/Redaksi)

Advertisement