Tiga Tahun Silam, Kapal Raksasa Asing Kuasai Perairan Indonesia

Tiga Tahun Silam, Kapal Raksasa Asing Kuasai Perairan Indonesia

Kapal asing yang sedang berlabuh di Pelabuhan Perikanan Merauke | LKF

Metro Merauke – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengungkapkan, sebelum moratorium dikeluarkan tiga tahun silam, perairan laut Indonesia, lebih banyak dikuasai oleh kapal-kapal raksasa asing yang melakukan pencarian ikan.

Hal itu disampaikan Menteri Susi saat dialog bersama ratusan nelayan Merauke beberapa hari lalu. “Kapal kita tak bisa bersaing, karena kapal asing mendominasi dan berukuran sangat besar berlayar mengambil ikan di perairan Indonesia,” katanya.

Setelah moratorium dikeluarkan, demikian Menteri Susi, dalam tiga tahun terakhir, stok ikan di laut dari 6,5 juta ton, naik menjadi 12,5 juta ton. Kenaikan sangat signifikan hingga dua kali lipat.

“Begitu juga eksport maupun nilai tukar nelayan mengalami peningkatan.  Lalu, nelayan tak kesulitan mencari ikan lagi,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Menteri Susi, pemerintah mengeluarkan aturan, dimana maksimal kapal tangkap yang boleh dibuat di Indonesia hanya berkapasitas 150 GT. Juga kapal angkut kapasitasnya 200 GT.

“Tidak boleh lebih dari itu. Jika dalam operasi ditemukan, akan diberikan tindakan tegas,” ungkapnya. (LKF)

 

Advertisement