Chris Pandi Mahuze Orasi Kecam Pemkab Merauke

Chris Pandi Mahuze Orasi Kecam Pemkab Merauke

Pemilik ulayat tanah Kantor Bupati Merauke, Chris Pandi Mahuze lakukan orasi di kantor bupati | LKF

Metro Merauke – Chris Pandi Mahuze, pemilik tanah Kantor Bupati Merauke melakukan orasi selama beberapa jam di halaman kantor bupati, mengecam pejabat pemerintah setempat yang tak kunjung menyelesaikan pembayaran ganti rugi tanah miliknya.

Pantauan Metro Merauke Rabu (21/3), kedatangan Chris bersama sejumlah warga, mendapat perhatian aparat kepolisian Polres Merauke. Puluhan polisi diterjunkan melakukan pengamanan.

Menurut Chris, sejak tahun 2013 silam, ia berjuang agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke menyelesaikan pembayaran tanah kantor bupati. Hanya saja, sampai sekarang tak ada realisasi.

“Berbagai cara sudah saya tempuh dari bupati ganti bupati, tetapi tak ada penyelesaian. Padahal, kantor bupati sudah dibangun dan dimanfaatkan untuk kepentingan banyak orang,” katanya.

Beberapa waktu lalu, lanjut Chris, dirinya  pernah datang di kantor bupati dan saat itu diterima Asisten I Setda Merauke, Selestinus Kahol. Saat itu dijanjikan akan segera diselesaikan.

“Kami menunggu, tetapi tak ada respon positif. Sehingga hari ini kembali lagi. Saya tak butuh janji-janji pemerintah. Hari ini juga  harus ada uang yang dibawa pulang,” pintanya. Dikatakan, sesuai kesepakatan bersama keluarga, tuntutan ganti rugi tanah yang  diminta senilai Rp 28 miliar.

Wakil Bupati Merauke, Sularso sempat datang dan menemui Chris Pandi bersama sejumlah warga sekaligus melakukan dialog.

“Saya meresponi apa yang diinginkan dan diharapkan masyarakat pemilik tanah kantor bupati. Tentunya saya akan bicarakan lagi bersama Bupati Merauke, Frederikus Gebze,” katanya. (LKF)

Advertisement