Komisi IV akan Pastikan Proyek Infrastruktur di Wilayah Animha

Komisi IV akan Pastikan Proyek Infrastruktur di Wilayah Animha

Wakil Ketua Komisi IV DPR Papua, Stefanus Kaisiepo

Metro Merauke – Komisi IV DPR Papua bidang infrastruktur akan mengutus tim ke Animha untuk melihat langsung beberapa proyek infrastruktur di kabupaten yang ada di wilayah adat itu.

Wakil Ketua Komisi IV DPR Papua, Stefanus Kaisiepo mengatakan, tidak hanya Animha yang akan menjadi sasaran komisinya, pihaknya juga akan mengirim tim ke wilayah adat Lapago dan Meepago melakukan pengecekan proyek infrastruktur.

“Kami membentuk tiga tim sesuai petunjuk ketua komisi, untuk turun lapangan memastikan sejauh mana perkembangan beberapa proyek infrastruktur di wilayah adat Lapago, Meepago dan Animha,” kata Stef akhir pekan kemarin.

Menurutnya, ini merupakan fungsi kontrol melekat pada anggota DPR Papua. Diharapkan, Dinas PU Papua menyiapkan data lengkap mengenai dokumen kontrak pekerjaan. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) juga harus di lapangan saat Komisi IV DPR Papua melakukan pemantauan.

Katanya, ini penting agar pihaknya memiliki data pembanding dengan realisasi fisik di lapangan. Temuan Komisi IV di lapangan, akan menjadi rekomendasi dalam agenda selanjutnya ke depan.

Jumat (16/03) pekan lalu lanjut dia, komisinya menjadwalkan pertemuan dengan Dinas PU Papua, namun lantaran kepala dinas berhalangan hadir, pertemuan dijadwalkan kembali pekan ini.

“Ini kegiatan rutin komisi setiap tahun sebelum penyampaian LKPJ gubernur. Wajib kami melakukan pengawas kegiatan infrastruktur yang dibangun dari APBD provinsi tahun sebelumnya,” ujarnya.

Pihaknya ingin tahu sejauh mana progres, seperti apa hasil di lapangan, berapa pekerjaan yang dilaksanakan, berapa yang tidak, berapa sudah dilelangkan dan berapa tidak dilelangkan.

Komisi IV juga ingin mengetahui berapa sisa anggaran di SKPD yang dikembalikan ke kas negara, bagaimana hasil, kualitas mutu pekerjaan di lapangan.

“Makanya kami Komisi IV mengundang kepala Dinas PU untuk konfirmasi. Namun karena ada agenda lain, beliau tidak bisa hadir, sehingga kami tidak bisa banyak bicara. Kami kembali agendakan rapat pekan ini,” ucapnya. (Arjuna/Redaksi)

Advertisement