Tiga Tahun Silam, 150 Orang di Asmat Ditemukan Menderita Kusta

Tiga Tahun Silam, 150 Orang di Asmat Ditemukan Menderita Kusta

Ilustrasi | Google

Metro Merauke – Uskup Agats, Kabupaten Asmat-Papua, Mgr. Aloysius Murwito mengungkapkan, tiga tahun silam, ditemukan 150 orang di daerah Mumugu menderita kusta.

“Mumugu adalah daerah perbatasan antara Kabupaten Asmat dan Kabupaten Nduga. Setelah pastor yang melakukan pelayanan mengetahui masyarakat menderita kusta, langsung diambil langkah pelayanan kesehatan,” ujar Uskup kepada Metro Merauke pekan lalu.

Setelah mengetahui itu, lanjut Uskup, didatangkan sejumlah orang untuk memastikan apakah betul kusta atau tidak. Setelah diketahui kusta, pihak Keuskupan Agats menghadirkan salah satu komunitas suster Putri Reinha Rosari (PRR) untuk bertugas disana.

“Ada empat suster PRR ditambah beberapa perawat, tinggal di Mumugu dan melakukan pelayanan secara rutin kepada masyarakat yang menderita kusta,” katanya.

Bentuk pelayanan yang dilakukan, demikian Uskup, dengan diberikan obat-obatan secara terus menerus. Namun, ada kekhawatiran sebelumnya, kalau obat diberikan dan dibawa pulang, bisa saja dibuang dan tak diminum.

Olehnya, kata Uskup, mereka yang mengalami kusta, diberikan makan rutin setiap hari. Setelah itu langsung mengkonsumsi obat.

Setelah penanganan rutin dilakukan, akhirnya dari 150 orang itu, 130 telah sembuh total dan sedang melakukan aktivitas sebagaimana biasa. Masih tersisa 20 orang  masih terus dilayani.

Uskup menambahkan, beberapa waktu lalu ada laporan jika di Suator dan sekitarnya, ditemukan lagi 25 orang  menderita kusta. Saat ini, salah seorang pastor sedang melakukan pelayanan disana.

“Itu baru terdeteksi tahun lalu dan langsung dilakukan pelayanan secara rutin oleh pastor,” ujarnya. (LKF)

 

Advertisement