Hengky Ndiken Lancarkan Aksi Protes

Hengky Ndiken Lancarkan Aksi Protes

Hengky Ndiken | LKF

Metro Merauke – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke yang juga salah satu anak Marind-Buti, Hengky Ndiken melancarkan aksi protes terhadap Bupati Merauke, Frederikus Gebze yang menyarankan pemilik ulayat menggugat ke pengadilan jika tanahnya belum diselesaikan.

“Kenapa kami masyarakat pemilik ulayat tanah dalam kota, harus diadu dengan hukum positif lagi. Pernyataan Bupati Freddy itu, saya menilai sangat tidak bijaksana,” tegas Hengky kepada Metro Merauke Jumat (16/3).

Dikatakan, setelah adanya aksi demonstrasi di Bandara Mopah, sorenya dilakukan pertemuan bersama utusan pemilik ulayat. Lalu disepakati pemerintah akan memfasilitasi untuk ke pusat, namun belakangan muncul statement Bupati Freddy yang tidak berpihak kepada orang Marind.

“Bahwa langkah pemalangan tanah, karena hak kami dan belum dibayar pemerintah. Kalau disarankan ke pengadilan, saya kurang yakin.  Karena  hakim bukan malaikat. Paling tidak yang dilindungi adalah pemerintah,” tegasnya.
Berbicara tentang Otonomi Khusus (otsus), demikian Hengky, harus ada perlindungan terhadap orang asli Papua.

Dengan tarik ulur belum ada penyelesaian tanah bandara tersebut, maka pemilik ulayat akan melakukan sharing bersama DPRD Merauke. Juga ke Majelis Rakyat Papua (MRP) serta Menkopolhukam.

“Kami akan terus berjuang dan tidak dengan cara kekerasan. Intinya, hak masyarakat Marind, harus diselesaikan pemerintah,” pintanya. (LKF)

Advertisement