Sebelum Dilantik, Pengurus IMI Papua Temui Militer PNG

Sebelum Dilantik, Pengurus IMI Papua Temui Militer PNG

Pengurus IMI Papua menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada prajurit TNI di wilayah perbatasan RI-PNG, Sabtu (10/03)

Metro Merauke – Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua di bawah kepemimpinan ketua terpilih, Yan Permenas Mandenas bertemu militer dan polisi negara tetangga, Papua Nugini (PNG), Sabtu (10/03), beberapa jam sebelum kepengurusan IMI Papua ini dilantik.

Pengurus IMI Papua tidak hanya bertemu militer dan polisi PNG dalam reli wisata itu, mereka juga menemui prajurit TNI yang bertugas di Pos TNI Muaratami. Sekjen IMI Pusat, Jeffry JP bersama rombongan menyerahkan bahan kontak berupa beras, mie instan, kopi, gula dan lainnya di pos itu.

Rombongan melanjutkan perjalanan ke perbatasan RI-PNG. Namun, di tengah perjalanan kembali menyempatkan diri singgah ke Pos Kotis Skouw Satgas Pamtas Yonif Para Raider 501/BY dan bertemu Danyon 501/BY, Mayor A Candra.

Di lokasi ini, Ketua IMI Papua, Yan P Mandenas mengatakan, kunjungan IMI Papua bersama rombongan untuk meningkatkan silaturahmi dan memberikan spirit kepada Satgas Pamtas RI-PNG.

“Kami ingin silaturahmi bersama petugas yang ada di perbatasan RI – PNG, dan memberikan motivasi kepada mereka,” kata Yan Mandenas.

Bendahara IMI Papua, Ronald Engko menyerahkan bahan kontak berupa beras, mie instan, gula, kopi, susu, rokok dan lainnya kepada Dansatgas Yonif 501/BY, Mayor A Candra.

Danyon Para Raider 501/BY, Mayor A Candra mengapresiasi IMI Papua. Katanya dia, pihaknya tidak menyangka IMI memiliki jiwa yang sinergisitas untuk menyambungkan pihaknya dengan tentara PNG.

Menurutnya,hal seperti ini adalah suatu kesempatan langkah yang sangat baik bagi pihaknya untuk tetap dapat melaksanakan tugas sebaik mungkin di wilayah perbatasan.

Rombongan IMI Papua juga menyempatkan menyambangi Polsek perbatasan dan menyerahkan bahan kontak berupa beras, mie instan, gula, kopi, rokok dan lainnya.

Di zona bebas RI–PNG, rombongan IMI Papua bertemu militer dan polisi PNG. Pengurus IMI Pusat bersama IMI Papua menyerahkan bahan kontak berupa beras, mie instan, gula, susu, kopi, rokok dan lainnya kepada militer dan polisi PNG.

Sekjen IMI Pusat, Jeffry bersama rombongan termasuk club motor dan mobil diizinkan memasuki wilayah PNG, terutama di daerah pasar dan melihat keindahan pantai Wutung, PNG.

Ketua IMI Papua, Yan P Mandenas mengatakan, dengan reli wisata ini, pihaknya ingin mendesain sebuah kegiatan baru agar IMI lebih dikenal masyarakat, tidak monoton seperti sebelumnya.

“Ini untuk memupuk kebersamaan petugas antarnegara yang bertugas di perbatasan guna menghindari ketegangan,” kata Yan Mandenas.

Katanya, militer dan polisi PNG merespon IMI Papua dengan baik, termasuk para petugas di perbatasan. Meski pihaknya datang mendadak.

“Kami sudah sampaikan bahwa akan ada even besar lagi yang akan dibuat di batas untuk membina hubungan baik antar kedua negara,” ujarnya.

Ke depan lanjut dia, IMI Papua akan melakukan terobosan baru agar bisa mengadakan even di perbatasan RI–PNG dengan mengundang masyarakat dari Vanimo, PNG dan masyarakat Jayapura untuk terlibat langsung. Dengan begitu, diharapkan hubungan kebersamaan ini tetap terus terjalin. (Arjuna/Redaksi)

 

Advertisement