Ini Pesan Sekda Papua kepada Pengurus IMI Papua

Ini Pesan Sekda Papua kepada Pengurus IMI Papua

Suasana pelantikan pengurus IMI Papua di salah satu hotel di Kota Jayapura, Sabtu (10/03) malam

Metro Merauke – Sekda Papua, Hery Dosinaen ketika menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua periode 2017-2021 di salah satu hotel di Kota Jayapura, Sabtu (10/03) malam mengatakan, organisasi itu diharapkan ikut mengembangkan sektor wisata di Papua.

Ia mengatakan, selain dalam olahraga otomotif, Pemprov Papua terus mendorog IMI ikut mengembangkan pariwisata di Papua, karena IMI bukan sekadar cabor otomotif, juga memberikan edukasi, pariwisata, sosial dan lainnya.

“IMI merupakan bagian yang tak terpisahkan dari KONI Papua. IMI juga merupakan salah satu cabor yang sangat digemari masyarakat Indonesia, khususnya di Papua. IMI sama seperti sepak bola,” kata Hery Dosinaen.

Ia mengingatkan pengurus IMI Papua segera melakukan konsolidasi organisasi, koordinasi dengan semua lini, pemangku kepentingan dan semua jajarannya, agar organisasi ini tetap eksis dan senantiasa melaksanakan tugas sesuai AD/ART.

Menurutnya, Provinsi Papua telah berjuang menjadi tuan rumah PON XX Papua 2020. Semua pihak berkomitmen, bekerja keras, dan bahu-membahu membawa nama tanah Papua.

“Saya yakin IMI Papua bangkit bersama pemerintah daerah mengharumkan dan membawa nama tanah Papua di kancah nasional bahkan internasional,” ucapnya.

Ketua IMI Papua, Yan Mandenas mengatakan, belum mengetahui apakah cabang olahraga (cabor) otomotif akan ikut diperlombakan dalam PON XX, 2020 medatang.

Ia tidak mengetahui pengusulan awal oleh KONI Papua ke Panitia Besar (PB) PON dan gubernur Papua, yang diajukan ke KONI pusat guna penetapan cabor untuk diperlombakan dalam PON.

“Olahraga otomotif adalah cabor nomor dua yang paling banyak digemari masyarakat setelah sepak bola. Tetapi dari sepuluh cabang olahraga, hanya tujuh yang diusulkan untuk dipertandingkan,” kata Yan.

Untuk road race dan motocross kata Yan, adalah cabor otomotif yang pertandingannya tidak sulit digelar di Papua saat PON. Begitu pula dengan beberapa cabor lain di antaranya, drag race.

“Saya terus berkomunikasi dengan ketua PB PON, Kadispora serta KON. Apa pun alasannya cabang olahraga ini harus masuk dan diperlombakan dalam PON 2020,” kata Mandenas usai pelantikan.

Menurutnya, cabor potensial seperti sepak bola dan otomotif merupakan olahraga potensi dan digemari masyarakat. Sudah seharusnya dimasukkan dalam cabor yang dipertandingkan pada PON XX.

Pihaknya lanjut Yan, sudah meminta pengurus IMI pusat memberikan proposal dan akan diserahkan ke PB PON dan KONI Papua dalam waktu dekat, untuk dilanjutkan ke KONI pusat.

“Cabor otomotif ini harus didorong dan ditetapkan sebagai cabor yang dipertandingkan pada PON XX,” ujarnya.

Pelantikan kepengurusan IMI Papua di bawah kepemimpinan Yan Permenas Mandenas dilakukan Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi IMI pusat Muhammad Riyanto, mewakili Ketua Umum IMI, Sadikin Aksa disaksikan Sekjen IMI pusat, Jeffrey JP.

Pelantikan ini dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Papua, Kepala Bidang Organisasi KONI Papua, Dance Nere, Ketua IMI Provinsi Banten, TB Roy Fachoji, Ketua IMI Papua Barat, Jerry Suila, Koordinator Wilayah IMI kabupaten dan kota, para pimpinan dan anggota club otomotif di Kota Jayapura. (Arjuna/Redaksi)

 

Advertisement