LE: Wempi Adik Saya, JWW: Saya yang menangkan LukMen

LE: Wempi Adik Saya, JWW: Saya yang menangkan LukMen

Paslon cagub-cawagub Papua, LukMen dan JohSua usai pencabutan nomor urut paslon di halaman kantor KPU Papua, Rabu (21/02)

Metro Merauke – Calon Gubernur Papua, Lukas Enembe (LE) mengatakan, ia lebih tua dibandingkan calon Gubernur Papua lainnya, John Wempi Wetipo (JWW).

“Wempi usia di bawah saya. Saya harus sebut begitu, saya lebih tua dari ade (adik) Wempi,” kata LE saat diberi kesampatan bicara usai pencabutan nomor urut pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur Papua di halaman kantor KPU Papua, Rabu (21/02).

Dalam agenda pencabutan nomor urut yang dikawal sedikitnya 300 aparat gabungan TNI-Polri disaksikan KPU, Bawaslu Papua, tim sukses, dan partai koalisi pengusung kedua paslon, paslon petahana Lukas Enembe-Klemen Tinal (LukMen) mendapat nomor urut 1 dan pasangan John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (JohSua) memperoleh nomor urut 2.

“Bagi saya nomor berapa pun semua baik. Tergantung paslon yang menggunakannya. Kali ini hanya dua paslon, tapi karena kami ambil nomor 1, maka nomor 1 yang terbaik,” ujar Enembe.

Katanya, ia bersama Klemen Tinal ingin kembali memimpin Papua lima tahun ke depan. “Cukup satu periode lagi, itu sesuai undang-undang,” ucapnya.

Calon Gubenur Papua nomor urut 2, John Wempi Wetipo membenarkan usianya lebih muda dari Lukas Enembe. Ia berterimakasih karena Enembe yang mengajarinya berpolitik, sehingga kini JWW mencalonkan diri sebagai gubernur untuk memimpin Papua ke depan.

“Saya memang masih adik, tapi adik yang kecil ini yang bawa kaka (kakak) Lukas memimpin Papua. Saya ini ketua tim suksesnya LukMen lima tahun lalu,” kata JWW.

Menurutnya, pencabutan nomor urut yang dilaksanakan 21 Februari itu, ia bersama Habel Melkias Suwae mendapat nomor 2 yang memiliki makna tersendiri, 2 dan 1 tidak mungkin dibalik.

“Tidak bisa dibalik nomor itu, sudah benar. Itu adil. Kami diusung dua parpol PDI Perjuangan dan Gerindra, tadi malam saya berdoa supaya Tuhan kasi angka dua, untuk kami memimpin Papua lima tahun mendatang,” ucapnya. (Arjuna)

Advertisement