Masyarakat Menunggu Respon Pemerintah Terkait Jalan Okaba

Masyarakat Menunggu Respon Pemerintah Terkait Jalan Okaba

Kondisi ruas jalan Bian-Okaba yang rusak

Metro Merauke – Hingga kini masyarakat beberapa kampung dan distrik yang menggunakan akses jalan Bian-Okaba, Kabupaten Merauke, Papua menunggu respon pemerintah terhadap permintaan pengaspalan ruas jalan sepanjang 36 kilometer itu dari masyarakat

Sekretaris Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) Kampung Alaku, Distrik Okaba, Thimotius Mahuze mengatakan, selama ini berbagai cara dilakukan masyarakat menyuarakan supaya jalan itu diaspal. Namun tak kunjung terealisasi.

“Dalam setiap musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat kampung dan distrik, masyarakat mengusulkan ruas jalan Bian-Okaba diaspal. Tetapi tak kunjung ditindaklanjuti,” kata Thimotius Mahuze kepada Metro Merauke, akhir pekan lalu.

Menurutnya, ruas jalan itu tidak hanya untuk mencapai Bian dan Okaba, namun menghubungkan beberapa distrik. Bahkan hingga ke Bade, Kabupaten Mappi.

“Memang satu-satunya akses jalan darat yakni melalui Bian-Okaba, setelah menyeberangan dari kota maupun sebaliknya,” ucapnya.

Ia menilai, ada kesan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke menganaktirikan masyarakat di kampung-kampung, karena apa yang mereka suarakan selama ini, tak kunjung direalisasikan.

“Saya ini sudah tua, tetapi sampai sekarang jalan Bian-Okaba tak kunjung diaspal. Mudah-mudahan apa yang kami suarakan, didengar pemerintah,” ujarnya.

Katanya, jika jalan itu diaspal, masyarakat akan leluasa memasarkan hasil alamnya berupa daging, kopra, pisang, umbi-umbian dan lainnya ke kota. (LKF/Arjuna Pademme)

Advertisement