Harga Premium di Kampung Alatep Mencekik Leher

Harga Premium di Kampung Alatep Mencekik Leher

Kepala Kampung Alatep, Jeina Maula Gebze

Metro Merauke – Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di Kampun Alatep, Distrik Okaba, Kabupaten Merauke, Papua mencekik leher. Satu liter premium seharga Rp 20 ribu atau empat kali harga di SPBU.

“Ini permainan pedagang. Ketika melihat terjadi kelangkaan BBM, langsung menaikan harga. Mau tidak mau, kami beli karena dibutuhkan untuk bahan bakar motor, ketika ada urusan penting ke distrik maupun kota,” ujar Kepala Kampung Alatep, Jeina Maula Gebze, Rabu (07/02).

Menurut dia, setiap bulan ada kapal pengangkut BBM datang ke Okaba melakukan pengisian di salah satu SPBU. Hanya saja, setelah sepekan kemudian, BBM sudah habis.

“Saya mensinyalir ada penimbunan BBM, karena ketika di SPBU habis, pedagang ramai-ramai menjual BBM eceran dengan harga tidak wajar,” katanya.

Tidak hanya BBM, kata dia harga beras di kampung yang ia pimpin juga mencekik leher. Satu karung beras seberat 15kg seharga Rp170 ribu. Jika dibeli perkilo senilai Rp15 ribu.

“Itu pun beras sejahtera (rastra) yang dijual. Memang kalau rastra datang terlambat, pedagang menaikkan harga, tanpa memperhitungkan tingkat kesulitan masyarakat mencari uang,” ucapnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement