Pemalangan Tak Pengaruhi Aktivitas di SMA Negeri I Merauke

Pemalangan Tak Pengaruhi Aktivitas di SMA Negeri I Merauke

Warga pemilik ulayat menancapkan papan nama pemilik tanah adat yang dihiasi janur

Metro Merauke – Aktivitas pendidikan di SMA Negeri I Merauke tetap berlangsung meski sekolah itu sejak, Jumat (02/02), dipalang warga yang mengklaim pemilik ulayat lokasi sekolah, dengan memasang papan nama dan janur di pagar sekolah.

Kepala Sekolah SMA Negeri I Merauke, Maria Goreti Letsoin mengatakan, pihaknya sudah mewanti-wanti pemilik ulayat, supaya pemalangan yang tidak sampai menghambat aktivitas pendidikan.

Menurutnya, pihak sekolah sangat menghargai tuntutan warga. Namun jangan sampai mengabaikan hak siswa mendapat pendidikan. Penyelesaian masalah ini diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Merauke.

“Proses pendidikan tetap berjalan lancar. Kami juga sudah memberikan penjelasan kepada ratusan siswa, supaya tetap tenang belajar. Tidak terpengaruh adanya klaim tanah adat dari pemilik ulayat,” ucapnya kepada wartawan, Selasa (06/02).

Katanya, SMA Negeri I telah mengantongi dokumen kepemilikan tanah. Pihaknya berharap, masalah ini dapat segera tuntas, dan ada titik temu tanpa menghambat aktivitas pendidikan.

“Secara pasti, tuntutan kompesansi tanah ulayat kami tidak tahu. Yang jelas, kami minta warga langsung berurusan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” katanya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement