Bupati Merauke Tak Ingin “Diadu Domba” dengan Dua Mantan Bupati

Bupati Merauke Tak Ingin “Diadu Domba” dengan Dua Mantan Bupati

Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze tak ingin ada pihak yang “mengadu-domba” (membuat perselisihan) dirinya dengan dua mantan Bupati Merauke, Johanes Gluba Gebze dan Romanus Mbaraka.

Pernyataan ini dikatakan Freddy dalam sambutannya usai pemberkatan dan peresmian Gereja Katolik St. Petrus Erom, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Minggu (04/02).

“Saya ingin tegaskan kepada semua orang, bapak Romanus Mbaraka dan bapak John Gluba Gebze adalah orang Katolik di negeri ini. Olehnya, tak boleh diadu-domba oleh siapapun, termasuk umat yang ada sekarang,” kata Freddy.

Menurutnya, ia dan John Gluba Gebze serta Romanus Mbaraka adalah anak asli Marind yang ingin membangun di negeri sendiri. Hal ini penting ia sampaikan, lantaran tak lama lagi akan memasuki tahun politik.

“Kami bertiga baru memulai dan merintis, menanam. Bapak John Gluba sepuluh tahun memimpin hingga 2010. Bapak Romanus Mbaraka lima tahun dari 2010-2015. Sedangkan saya  2015 sampai 2020 mendatang,” ujarnya.

“Ingatlah, harta yang ada, jangan coba untuk diceraiberaikan. Biarlah kami anak-anak Marind memegang harta ini dengan baik,” katanya lagi.

Uskup Agung Merauke, Mgr. Nicolaus Adi Seputra mengapresiasi dua mantan Bupati Merauke, John Gluba Gebze dan Romanus Mbaraka yang menghadiri peresmian Gereja Katolik Erom.

“Ini patut kita berikan apresiasi karena hari ini kedua tokoh tersebut bersama bupati Merauke, duduk berdampingan mengikuti acara hingga selesai,” kata  Uskup Agung Merauke, Mgr. Nicolaus Adi Seputra. (*)

Sumber: tabloidjubi.com

Penulis : ANS K

Advertisement

Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze (kanan) berbincang dengan mantan Bupati Merauke, Romanus Mbraka (kemeja berwarnah merah)